Netral English Netral Mandarin
20:48wib
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman mengatakan pihaknya tidak pernah didatangi oleh Kapolda atau Kapolres yang baru dilantik di daerah. Baca artikel CNN In Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria memastikan tidak akan menghadiri kegiatan Reuni 212.
Polisi Dipecat gegara Bayar Rp1.933 untuk Kue Seharga Rp19.349, Tofa: Aturan Ini Diterapkan Bisa Habis Jumlah Polisi

Sabtu, 16-Oktober-2021 08:10

Ilustrasi Polisi Indonesia
Foto : Merdeka.com
Ilustrasi Polisi Indonesia
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mustofa Nahrawardaya menyoroti masalah kedisiplinan dan hukuman bagi Kepolisian Republik Indonesia. 

Ia menanggapi kasus pemecatan polisi di Inggris hanya gegara tak jujur membayar kue di satu kantin. 

“Wah, kalau aturan ini diterapkan di negeri antah barantah, ya bisa habis jumlah polisinya,” kata Mustofa Nahrawardaya, Sabtu 16 Oktober 2021.

Untuk diketahui, seorang polisi West Yorkshire Inggris dipecat karena "tidak jujur", membayar camilan yang harganya 1 poundsterling (Rp 19.349) di sebuah kantin amal yang mengumpulkan dana untuk perjalanan ke Uganda. 

Polisi wanita bernama Chris Dwyer dinyatakan bersalah atas pelanggaran berat karena kurang membayar 2 paket camilan Jaffa Cakes yang satu paket harganya 50 p (0,50 poundsterling atau Rp 9.670). 

Polisi wanita itu telah tidak jujur karena membayar jauh lebih rendah untuk camilan kue dari kantin Kantor Polisi Halifax, yang semua itemnya dijual seharga 50 sen, seperti yang dilansir Kompas.com dari Mirror pada Jumat (15/10/2021). 

Dwyer yang seharusnya membayar 1 poundsterling (Rp 19.349) untuk 2 paket camilan kue, tetapi hanya membayar 10 sen (0,10 poundsterling atau Rp 1.933). 

Ketika ditanya tentang masalah kurang bayar itu, polisi wanita ini kemudian memberikan jawab yang tidak jujur. Dalam sidang pelanggarannya dia telah mencoba untuk mengubah ceritanya. 

Dwyer bergabung dengan Polisi West Yorkshire sejak 2017, telah membantah melanggar standar polisi, tetapi tetap dipecat pada Kamis (14/10/2021) setelah sidang pelanggaran. 

Rincian kasus pelanggaran yang dilakukan oleh Chris Dwyer dipublikasikan di situs web polisi West Yorkshire Inggris. 

Pasukan kepolisian menyatakan, "Sekitar pukul 22.00 pada tanggal 21 Januari, seorang petugas datang ke kantin di Kantor Polisi Halifax dan mengosongkan kaleng uang tunai toko amal." Baca juga: Disangka Desersi, Polisi yang Koma Berbulan-bulan Ini Dipecat "Dia meninggalkan 6 x 10 sen koin dan 2 x 20 sen koin sebagai bayaran." 

"Diduga sekitar pukul 22.30, Dwyer datang ke kantin, mendekati toko amal, mengeluarkan dua bungkus kue Jaffa yang masing-masing dihargai 50 sen, tanpa membayarnya dengan cukup." 

"Kaleng tunai diperiksa dan ditemukan berisi denominasi koin yang sama di dalam kaleng uang, tetapi dengan koin tambahan 2 x 5 sen." 

Detektif Inspektur Mark Long dari Direktorat Standar Profesional Kepolisian West Yorkshire, mengatakan, "Tindakan petugas ini tidak sesuai dengan nilai-nilai organisasi dan dia tidak jujur ketika ditantang." 

"Seorang ketua independen yang memenuhi syarat secara hukum telah menemukan bahwa pelanggarannya terhadap Standar Perilaku Profesional merupakan pelanggaran berat dan dia telah diberhentikan dari Angkatan."

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto

Berita Terkait

Berita Rekomendasi