Sungai Cikeruh yang kini terlihat tenang ternyata menyimpan sejarah kelam. Arsip koran Belanda mencatat banjir besar pada 1933 yang menghancurkan jembatan, merobohkan rumah warga, menewaskan lima orang, hingga mengakhiri keberadaan dermaga sungai yang pernah menjadi jalur perdagangan di Majalengka.