Netral English Netral Mandarin
02:01wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Sedih dan Kasihan, Ade: Menurut Informasi, Ini Cucu Rizieq, Tulisan di Kaos 'Sampai Jumpa di Pengadilan Akherat'

Senin, 19-Juli-2021 07:45

Ade Armando dan Cucu Rizieq Shihab
Foto : Kolase Netralnews
Ade Armando dan Cucu Rizieq Shihab
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ade Armando mengunggah foto cucu-cucu Habib Rizieq Shihab (HRS). Di kaos mereka dikabarkam tertera kalimat yang menyita perhatian warganet.

"Menurut informasi, ini foto cucu2 Rizieq Shihab. Tulisan di kaos mereka berbunyi: "Sampai jumpa di pengadilan akherat". Sedih dan kasihan..," kata Ade Armando, Senin 19 Juli 2021.

Sementara sebelumnya diberitakan, Pengacara eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Aziz Yanuar mengatakan bahwa kliennya sempat mengutarakan pesan kepada para majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk nantinya sama-sama bertemu di pengadilan akhirat.

Hal itu Rizieq utarakan saat bersalaman dengan para hakim usai dijatuhkan vonis empat tahun penjara dalam sidang kasus tes swab virus Corona (Covid-19) RS Ummi, Bogor yang menjeratnya di PN Jaktim, Kamis (24/6).

"Sampai jumpa di pengadilan akhirat," kata Aziz seperti dinukil CNNIndonesia.com, Kamis (24/6).

Aziz mengklaim bahwa Rizieq tak bersalah dalam kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa kliennya tak berbohong karena saat melakukan perawatan di RS Ummi badan Rizieq masih sangat terasa sehat.

Ia lantas membandingkan banyak pejabat-pejabat publik lainnya yang melakukan kebohongan di depan publik namun tak pernah diproses sampai di meja hijau.

"Melalui tes Covid-19 valid yang waktu itu belum ada hasilnya. Tapi tadi majelis hakim berpandangan lain. Seperti yang tadi saya utarakan, sampai jumpa di pengadilan akhirat," kata Aziz.

Senada, pengacara Rizieq lainnya, Achmad Michdan menilai hakim telah keliru menghukum Rizieq selama 4 tahun penjara. Padahal, perkara yang menjerat Rizieq hanya sebatas perkara pelanggaran protokol kesehatan, bukan kejahatan yang luar biasa.

"Justru ini menunjukkan sikap tidak adil, jauh dari rasa keadilan perkara ini," kata Michdan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sulha Handayani