3
Netral English Netral Mandarin
22:13 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
Ternyata Pigai Juga Rasis, DS: Jawa Itu Penyabar, Penuh Senyum, Salam dari Orang Batak!

Selasa, 26-January-2021 13:03

Ternyata Pigai Juga Rasis, Denny sebut Jawa Itu Penyabar, Penuh Senyum, Salam dari Orang Batak!
Foto : Istimewa
Ternyata Pigai Juga Rasis, Denny sebut Jawa Itu Penyabar, Penuh Senyum, Salam dari Orang Batak!
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebelumnya ramai di sosial media tentang permintaan maaf Wakil Presiden KH Maruf Amin yang mengaku pemerintah kesulitan dalam menangani pandemik virus corona (Covid-19).

Namun  Natalius Pigai memaknai pernyataan tersebut merupakan permintaan maaf yang berasal dari Presiden Joko Widodo. Pigai pun mengatakan "sebagai orang Jawa tidak mungkin minta maaf."

Pernyataan tersebut ditanggapi Denny Siregar, Selasa (26/1/21).

"Orang Jawa tidak mungkin terpancing dengan pernyataan rasis gini, karena orang Jawa itu penyabar, penuh senyum dan pemaaf.. Bener kan @NataliusPigai2? Salam dari orang Batak.." kata Denny.

Seperti diberitakan sebelumnya, permintaan maaf Wakil Presiden KH Maruf Amin yang mengaku pemerintah kesulitan dalam menangani pandemik virus corona (Covid-19) bisa dimaknai merupakan permintaan maaf yang berasal dari Presiden Joko Widodo.

Aktivis kemanusian Natalisu Pigai ucapan maaf yang disampaikan Wapres Maruf Amin merupakan pengakuan bahwa sudah tidak mampu menjalankan amanat konstitusi negara.

"Sebagai orang Jawa tidak mungkin minta maaf. Kata Maaf yang dari Wapres bisa saja dari Jokowi. Ini jadi dasar Jokowi-Mahruf nyatakan tidak mampu jalankan amanat Konstutusi," demikian kata Natalius Pigai dalam laman Twitternya, Jumat (22/5).

Menurut mantan Komisioner Komnas HAM, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sudah seharusnya bertanya langsung kapada Jokowi selaku kepala pemerintahan, apakah masih mampu memimpin negeri sebesar Indonesia.

"MPR mesti bertanya  ke Jokowi apa masih mampu memimpin Indonesia demi  kepentingan bangsa dan negara," demikian kata Natalius

 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto