Netral English Netral Mandarin
12:56wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Uki 'Semprot' Loyalis Anies: Komisaris Ancol kok Bisa-bisanya Bilang Interpelasi Bodong?

Sabtu, 28-Agustus-2021 16:35

Mantan juru bicara PSI Dedek Prayudi atau Uki
Foto : Istimewa
Mantan juru bicara PSI Dedek Prayudi atau Uki
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara PSI Dedek Prayudi atau Uki mengomentari cuitan Komisaris Ancol Geisz Chalifah yang menyebut ada 'interpelasi bodong' yang tengah digulirkan untuk menjegal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Adapun Geisz mencuit demikian setelah Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta mengajukan surat usulan hak interpelasi terhadap kebijakan Gubernur Anies soal gelaran Formula E.

Uki mengatakan, interpelasi adalah hak bertanya yang dimiliki oleh legislatif untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Karenanya, Uki tak habis pikir sekelas Geisz yang menjabat sebagai komisaris di BUMD DKI Jakarta dengan entengnya menuding interpelasi itu bodong.

"Komisaris Ancol kok bisa-bisanya bilang interpelasi bodong? Padahal interpelasi itu hak bertanya yang dimiliki oleh legislatif untuk menjalankan fungsi pengawasan," tulis Uki di akun Twitternya, Jumat (27/8/2021).

Lagi pula, menurut Uki, kalau memang tak ada masalah dalam rencana gelaran Formula E, maka tak perlu khawatir dan membuat narasi yang melebar kemana- mana terkait hak interpelasi yang diajukan PSI dan PDIP. Apalagi sampai pecat sana sini.

Seperti diberitakan, baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberhentikan Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto. 

Selain Dwi, Anies juga memecat Mohammad Hanief Arie Setianto dari jabatan Direktur perusahaan dan Hadi Prabowo dari jabatan Komisaris perusahaan PT Jakpro.

PT Jakpro sempat disorot terkait dengan rencana penyelenggaraan Formula E di Jakarta. Pasalnya, Jakpro menjadi panitia penyelenggara balapan mobil listrik tersebut.

"Kalau memang tidak ada apa-apa, gak perlu narasinya kemana-mana. Apalagi sampai pecat sana pecat sini...," cuit @Uki23.

Sebelumnya, Geisz Chalifah menyindir Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI yang mengajukan hak interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan soal balap mobil Formula E.

Geisz berpendapat langkah PDIP dan PSI itu sebagai 'interpelasi bodong' untuk menjegal Anies yang elektabilitasnya meroket karena berhasil merealisasikan program kerja.

"Kampung Akuarium sudah diresmikan, Jakarta International Stadium tinggal hitungan bulan, banyak proyek akan tuntas di 2021 & 22," tulis Geisz di akun Twitternya, Kamis (28/8/2021).

"Ini bahaya, terlebih bila Formula E terlaksana di bulan Juni. Elektabilitasnya akan tinggi. Harus dijegal, cari cara untuk menjatuhkan. #InterpelasiBodong," kata loyalis Gubernur Anies itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli