JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosok yang dikenal publik dengan julukan “Injection Auntie” kembali menjadi pusat perhatian setelah muncul tuduhan serius terkait dugaan pemalsuan kredensial medis. Perempuan bermarga Lee ini disebut-sebut memiliki kedekatan dengan sejumlah figur hiburan Korea, termasuk komedian Park Na Rae, sehingga kasusnya dengan cepat menyedot perhatian publik. Lee dituding melakukan praktik medis tanpa izin dengan memberikan suntikan dan obat-obatan kepada individu tertentu, meski bukan dokter berlisensi di Korea Selatan. Menanggapi tuduhan tersebut, Lee dengan tegas membantah dan menyatakan bahwa dirinya merupakan tenaga medis yang sah, bahkan mengklaim pernah menjabat sebagai profesor di sebuah universitas kedokteran di China. Menurut pengakuannya, Lee menyebut dirinya pernah mengajar di Inner Mongolia Medical University pada periode 2014 hingga 2019. Ia juga mengatakan bahwa pandemi COVID-19 membuatnya tidak dapat kembali ke wilayah tersebut, sekaligus memicu kesulitan ekonomi. Selain itu, Lee menyebut adanya perubahan nama institusi tempatnya mengajar pada tahun-tahun berikutnya. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas kritik dari berbagai organisasi medis yang meragukan keberadaan institusi yang sebelumnya diklaim Lee sebagai tempat ia bekerja. Beberapa pihak bahkan menilai bahwa universitas dan rumah sakit yang disebutkan tidak terdaftar secara resmi, sehingga memunculkan kecurigaan lebih lanjut. Organisasi medis di Korea menegaskan bahwa meskipun seseorang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran dari luar negeri, praktik medis di Korea tetap memerlukan lisensi resmi. Tanpa izin tersebut, tindakan medis apa pun dianggap melanggar hukum. Kontroversi semakin memanas setelah Lee dituduh melakukan prosedur medis di lokasi non-medis, seperti rumah pribadi dan lokasi syuting. Sejumlah nama selebritas ikut terseret, meski tidak semuanya memberikan pernyataan resmi. Salah satu figur publik yang disebutkan mengaku mempercayai Lee sebagai tenaga medis yang berwenang saat prosedur dilakukan. Kasus “Injection Auntie” kini menjadi sorotan luas dan memicu diskusi tentang pentingnya transparansi, regulasi medis, serta kepercayaan publik terhadap praktisi kesehatan, terutama ketika melibatkan figur publik dan praktik di luar fasilitas resmi.