JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Zanna: Whisper of Volcano Isle, sebuah film animasi karya anak bangsa yang diproduksi oleh MNC Animation Studio, dirilis di bioskop pada 2 Januari 2025. Sayangnya, film ini kurang mendapatkan perhatian publik, yang sebagian besar disebabkan oleh minimnya promosi dan waktu rilis yang kurang ideal. Film ini menghadapi tantangan besar karena dirilis pada hari kerja, ketika banyak orang sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Akibatnya, Zanna hanya mampu bertahan di layar bioskop selama satu minggu. Selain itu, masalah lain seperti kurangnya pengembangan cerita, pembangunan dunia, dan karakter turut menjadi faktor yang memengaruhi penerimaan penonton. Meski demikian, konsep dasar film ini memiliki potensi yang menarik. Zanna menceritakan tentang petualangan yang membawa unsur misteri dan fantasi. Namun, potensi ini tidak dikembangkan secara maksimal, membuat film ini terasa seperti produk setengah jadi yang gagal memikat hati audiens. Sebagai perbandingan, bahkan studio animasi besar seperti DreamWorks dan Disney tidak selalu menghasilkan film berkualitas tinggi. Contohnya, Teenage Kraken meskipun tidak terlalu dibenci, sulit diingat oleh banyak orang, sementara Wish mendapat banyak kritik tajam sebagai salah satu film terburuk Disney. Sayangnya, Zanna menghadapi tantangan serupa: cerita dan karakter yang tidak memorable. Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi industri animasi di Indonesia. Penting bagi studio dan perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga strategi promosi dan penjadwalan rilis yang tepat untuk memaksimalkan potensi karya mereka.