JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Penyanyi dan musisi Adi Syahreza meresmikan peluncuran single terbaru bertajuk "Kuat Tapi Lelah" melalui platform YouTube pada hari ini. Karya musik terbaru ini mengusung tema hubungan interpersonal yang kompleks dengan melibatkan tiga content creator TikTok sebagai pemeran dalam video musiknya. Single yang diciptakan oleh komposer Adite Santana ini menyajikan narasi tentang dinamika hubungan yang telah mencapai titik jenuh. Menurut Adi Syahreza, konsep lagu tersebut menggambarkan kondisi psikologis seseorang dalam menghadapi situasi hubungan yang tidak lagi berjalan dengan baik. "Judul lagunya Kuat Tapi Lelah menceritakan seseorang dengan hubungan yang sudah tidak sehat lagi. Seseorang ini tangguh dan kuat tapi sudah terlalu lelah dengan hubungan ini. Dia sudah tidak kuat lagi dan memilih pergi ninggalin semuanya," papar Adi Syahreza dalam keterangan resminya. Proyek musik ini menghadirkan kolaborasi lintas platform dengan menggunakan jasa tiga influencer media sosial, yaitu Venny Alberti, Rika Gusriani, dan Oby Suardi sebagai talent video klip. Keterlibatan para content creator ini merupakan strategi untuk menjangkau audiens yang lebih beragam di era digital. Proses produksi karya ini berlangsung dalam dua tahapan utama. Tahap perekaman audio dimulai pada 5 Agustus 2025 di fasilitas Backbeat Studio, sementara produksi video klip dilaksanakan mulai 11 Agustus 2025 di lokasi Bumi Ariloka, Sentul dengan durasi syuting 12 jam. Dalam proses produksi video klip, tim menghadapi berbagai tantangan teknis terkait kondisi cuaca dan peralatan. Menurut Adi Syahreza, faktor cuaca yang tidak menentu mempengaruhi beberapa konsep pengambilan gambar. "Cerita yang buruknya kita kejar kejaran waktu dengan cuaca karena saat itu cuaca kadang hujan kadang panas. Ada bagian bagian yg berubah konsep karena faktor cuaca. Dan satu lagi drone sempat jatuh hilang dihutan tapi akhirnya kita temukan kembali," ungkap musisi tersebut. Meskipun menghadapi kendala teknis, tim produksi berhasil menghasilkan beberapa scene yang memerlukan presisi tinggi. Salah satu adegan yang menjadi sorotan adalah sequence antara Venny Alberti dan Rika Gusriani yang berhasil direkam dalam satu pengambilan. "Cerita serunya saat Venny melempar uang ke Rika sampai gelas juicenya tumpah. Itu satu kali take / one take okay. Itu adegan benar benar klimaks dan bikin tegang," terang Adi Syahreza. Pemilihan Venny Alberti sebagai pemeran utama didasari pada hubungan profesional yang telah terjalin sejak 2021. Keputusan ini juga mempertimbangkan kesesuaian karakter dengan tema lagu yang diangkat. "Venny Alberti adalah temanku sejak 2021. Kita kenal lewat aplikasi TikTok. Kita sering bertemu dan main bareng bareng. Aku memilih dia karena cerita lagunya hampir mirip dengan kisah hidupnya," jelasnya. Respon awal dari penggemar menunjukkan antusiasme positif, terutama terkait debut akting Venny Alberti dalam format video musik. "Penggemar sangat antusias dengan lagu ini karena ini pertama kalinya Venny Alberti melakukan adegan akting," kata Adi Syahreza. Strategi pemasaran untuk single ini akan difokuskan pada platform digital dan media konvensional. Rencana promosi mencakup optimalisasi konten di berbagai kanal media sosial serta ekspansi ke medium tradisional. "Untuk rencana promosi kebanyakan di sosial media seperti TikTok, Instagram, YouTube dan Facebook. Ada juga rencana masuk promosi di radio radio dan berita online," papar Adi mengenai roadmap promosi ke depan. Peluncuran "Kuat Tapi Lelah" menandai tren kolaborasi antara musisi dengan content creator dalam industri hiburan Indonesia. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan karya musik di era konvergensi media digital. Single "Kuat Tapi Lelah" kini telah dapat diakses melalui YouTube dan direncanakan akan segera tersedia di platform streaming musik digital lainnya.