JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Tren menanam sayuran di rumah terus berkembang di berbagai daerah pada 2026, terutama di kawasan perkotaan dengan lahan terbatas. Salah satu metode yang banyak diminati adalah menanam kangkung di ember tanpa menggunakan tanah karena dinilai praktis, hemat biaya, dan cepat panen. Metode hidroponik sederhana ini banyak digunakan penghuni rumah minimalis maupun apartemen karena hanya membutuhkan ember, air, dan nutrisi tanaman. Selain mudah dilakukan pemula, kangkung juga dikenal sebagai sayuran yang cepat tumbuh dan tidak membutuhkan perawatan rumit. Budidaya kangkung tanpa tanah dilakukan dengan memanfaatkan air bernutrisi sebagai media utama pertumbuhan akar. Cara ini membuat tanaman tetap mendapat asupan nutrisi secara langsung sehingga pertumbuhan lebih cepat dibanding metode konvensional di tanah. Untuk memulai, beberapa perlengkapan sederhana perlu disiapkan seperti ember plastik ukuran sedang, gelas plastik berlubang atau netpot, benih kangkung, media tanam ringan, air bersih, dan nutrisi hidroponik. Seluruh bahan tersebut kini mudah ditemukan di toko pertanian maupun marketplace dengan harga terjangkau. Langkah awal dilakukan dengan merendam benih kangkung selama 12 hingga 24 jam agar proses perkecambahan berlangsung lebih cepat. Benih yang mengapung biasanya dipisahkan karena kualitasnya dianggap kurang baik untuk ditanam. Setelah itu, media tanam dimasukkan ke dalam gelas plastik berlubang lalu benih ditebar secara merata. Gelas tersebut kemudian diletakkan di atas ember yang telah berisi air nutrisi. Posisi bagian bawah media harus tetap lembap tetapi tidak seluruhnya terendam air. Dalam beberapa hari pertama, benih mulai pecah dan mengeluarkan tunas kecil. Ember sebaiknya ditempatkan di area yang terkena sinar matahari cukup agar proses fotosintesis berjalan maksimal. Kangkung umumnya membutuhkan cahaya matahari sekitar empat hingga enam jam per hari. Perawatan tanaman juga tergolong sederhana. Pemilik hanya perlu memastikan volume air tetap tersedia dan akar tanaman terus menyentuh larutan nutrisi. Saat cuaca panas, air di dalam ember biasanya lebih cepat berkurang akibat penguapan sehingga perlu dicek secara berkala. Memasuki usia satu minggu, tanaman mulai menunjukkan pertumbuhan daun yang lebih banyak. Pada tahap ini, nutrisi hidroponik tambahan dapat diberikan sesuai dosis yang dianjurkan agar batang dan daun tumbuh lebih subur. Kangkung hidroponik biasanya sudah dapat dipanen dalam waktu sekitar 14 sampai 21 hari setelah tanam tergantung kondisi cuaca dan perawatan. Panen dilakukan dengan memotong bagian batang atas sehingga tanaman masih bisa tumbuh kembali untuk panen berikutnya. Metode menanam kangkung di ember tanpa tanah kini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memiliki kebun kecil di rumah tanpa membutuhkan lahan luas. Selain lebih hemat tempat, hasil panen juga lebih bersih dan segar untuk dikonsumsi sehari-hari.