JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jumbo, Komang, dan Pengepungan di Bukit Duri menempati tiga posisi teratas dalam perolehan jumlah penonton bioskop Indonesia per 3 Mei 2025. Berdasarkan data dari Cinepoint, tren penonton di bioskop nasional masih cukup stabil, terutama untuk film-film lokal yang memiliki kekuatan cerita dan promosi kuat. Jumbo kembali mendulang angka tertinggi dengan penambahan 186.914 penonton dalam sehari. Pertumbuhan ini sebesar 52,96 persen, mendorong total penontonnya menyentuh 8.481.122. Film ini sejauh ini menjadi yang paling banyak ditonton tahun ini. Komang, yang sebelumnya sempat turun, melonjak tajam dengan kenaikan harian 91,37 persen. Tambahan 10.356 penonton membuat total kumulatifnya menjadi 2.936.762. Pengepungan di Bukit Duri juga mencatat angka solid, dengan tambahan 64.100 penonton atau naik 16 persen. Total keseluruhan kini berada di angka 1.595.970, menandakan daya tahan film ini di layar bioskop nasional. Di luar tiga film tersebut, Thunderbolts* menjadi film luar negeri yang menarik perhatian. Penambahan 150.380 penonton dalam sehari (+62,90%) mendorong totalnya menjadi 617.829. Penjagal Iblis mencatat kenaikan mirip dengan Pengepungan di Bukit Duri, yakni 64.100 penonton (+15,64%), dengan total 215.365. Mendadak Dangdut justru mengalami penurunan paling tajam hari itu, yaitu -43,32%, dengan tambahan harian hanya 19.547 penonton. Totalnya kini 169.631. Sementara Perang Kota cenderung stagnan, naik hanya 0,13% atau sekitar 18.470 penonton. Film ini kini mengumpulkan total 109.575. Anak Medan mencatatkan tambahan 5.682 penonton (+39,86%), sementara Pabrik Gula menurun 23,95% dengan tambahan 4.835 penonton, meskipun totalnya masih tinggi di angka 4.702.645. Terakhir, The Accountant 2 mengalami lonjakan persentase besar (+79,03%) dengan tambahan 2.971 penonton, dan kini mencatat total 126.335.*