CHINA, NETRALNEWS.COM - Pang Mao Bunu, seorang gamer asal China berusia 21 tahun yang dikenal dengan nama samaran Fat Cat bikin heboh jagad media sosial setelah tewas bunuh diri. Fat Cat yang terkenal di komunitas game terjerumus dalam sebuah kisah cinta tragis yang menggugah hati hingga kisahnya viral di dunia jagat maya. Lahir pada tahun 2003, Fat Cat merupakan pemain terampil dari permainan populer "Honour of Kings". Dia adalah spesialis dalam peran hutan dan pahlawan andalannya adalah Mengqi - The Marvel of Dreams. Keterampilannya dan kepatuhannya membuatnya menjadi favorit banyak orang, yang sering memesan layanannya untuk meningkatkan peringkat mereka dalam permainan. Di balik popularitasnya, Fat Cat memiliki kisah cinta yang menyedihkan. Dia terlibat dalam hubungan daring dengan seorang wanita yang lebih tua darinya. Selama dua setengah tahun, dia menghabiskan semua tabungannya lebih dari 510.000 yuan atau sekitar Rp1,1 miliar untuk memenuhi kebutuhan pacarnya, seperti dilansir dari Min News, Selasa (7/5/2024). Fat Cat harus hidup dengan hemat dan hanya menghabiskan Rp20.000 sehari untuk makanan karena dia mengirimkan uang besar pada Tan Zhu. Meski begitu, cinta Fat Cat Cina pada Tan Zhu tetap tidak tergantikan. Meskipun mereka hanya bertemu dua kali, Fat Cat terus berharap untuk memiliki masa depan bersama. Namun, kekecewaannya tiba ketika pacarnya mulai menunjukkan tanda-tanda ketidakpedulian. Bahkan setelah mentransfer uang kepadanya dan memberikan tanda-tanda cinta, pacarnya terus mengabaikannya. Waktu terus berjalan. Hari demi hari dihabiskan Fat Cat di rumah sewanya untuk menunggu cintanya berbalas. Ia kerja siang malam dengan bermain game untuk mengumpulkan uang kemudian diberikan pada Tan Zhu. Namun, perempuan itu tak sedikit pun terketuk hatinya. Hingga pada akhirnya, Fat Cat tak bisa menahan rasa sepi dan putus asa. Ia berjalan ke jembatan di Chongqing dan terjun ke air sungai yang dingin dan tak pernah kembali. Cerita Fat Cat mendapat perhatian dari warga China, banyak orang berbondong-bondong mendatangi jembatan dan sungai itu. Tak sedikit yang membawa bunga dan makanan yang diinginkan Fat Cat yakni McDonald’s. Klarifikasi Tan Zhu, Pacar Fat Cat Mengetahui Fat Cat mengakhiri hidupnya karena cinta, Tan Zhu pun memberi klarifikasi melalui video singkat. Dalam video tersebut, dia menyatakan bahwa dirinya menyesal. Namun, video ini malah mendapat kecaman dari warganet China karena ekspresinya yang sangat datar seolah tak merasa bersalah. Warganet juga mengomentari cara berpakaian Tan Zhu yang dinilai tidak sopan karena terlalu terbuka. Yakni hanya menggunakan kaos tangan pendek dan celana hot pants. Melihat komentar warganet, Tan Zhu pun kembali mengunggah video kedua dengan pakaian yang lebih tertutup. Bahkan, dalam video kedua perempuan itu sempat menangis sambil jongkok meski warganet tak menganggap bahwa itu adalah tangisan yang tulus. Tak lama, Tan Zhu malah terlihat melakukan live dengan seorang pria sebelum akunnya menghilang tanpa jejak.