Kylian Mbappe kembali menunjukkan kelasnya ketika Real Madrid bertandang ke markas Kairat pada matchday kedua League Phase Liga Champions 2025/2026. Bermain di Ortalyq Stadion, Selasa (30/9), Mbappe menjadi bintang utama dengan torehan hat-trick yang mengantarkan Los Blancos menang telak 5-0. Kontribusi tiga gol tersebut membuat penyerang asal Prancis itu mencatatkan namanya dalam buku sejarah Liga Champions. Kini, Mbappe telah mengoleksi empat hattrick di kompetisi bergengsi Eropa tersebut, dengan tiga di antaranya ia ciptakan di laga tandang. Catatan itu membuatnya sejajar dengan legenda Italia, Filippo Inzaghi, yang juga pernah mengukir tiga hattrick di markas lawan pada ajang ini. Mbappe Bukan Sekadar Pencetak Gol Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menilai peran Mbappe lebih luas dari sekadar urusan menjebol gawang lawan. Menurutnya, keberadaan eks pemain PSG itu mampu mengangkat level permainan seluruh tim. "Saya tidak hanya mengapresiasi gol-gol Mbappe, tapi juga kontribusinya dalam banyak aspek. Dia membuat tim lebih berbahaya dan percaya diri," ujar Alonso dikutip dari Diario AS. "Di setiap pertandingan, dia selalu memberi dampak besar. Mbappe klinis, efektif, dan membawa kualitas luar biasa yang kami butuhkan untuk terus berkembang," tambahnya. Jawaban Madrid Setelah Kekalahan Kemenangan besar atas Kairat juga menjadi respons sempurna Madrid usai sebelumnya takluk dari Atletico Madrid. Alonso mengaku puas dengan cara anak asuhnya bangkit dan mendominasi permainan. "Hasil ini memberikan rasa lega. Sebelum pertandingan, selalu ada kemungkinan yang membuat Anda ragu, tapi para pemain tampil luar biasa," ucap Alonso. "Kami bukan hanya meraih tiga poin, tapi juga menunjukkan kualitas sesungguhnya. Bahkan, kami bisa saja mencetak gol lebih banyak," sambung sang pelatih. Dengan hasil ini, Real Madrid semakin kokoh di jalur persaingan Liga Champions, sementara Mbappe terus membuktikan diri sebagai motor utama serangan Los Blancos.