JEMBER - Tanaman tembakau adalah salah satu tanaman yang ditanam dari zaman nenek moyang masyarakat di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tanaman tembakau hingg kini tetap eksis di kalangan petani jember dikarenakan tanaman ini mampu menaikan taraf hidup para petani di mana hal tersebut didukung dengan kebutuhan untuk pembuatan rokok yang selalu meningkat. Bahkan meskipun harga bahan baku tembakau pernah anjlok para petani tetap menanam tembakau. Kabupaten Jember juga dikenal sebagai "Kota Tembakau" karena hasil pertanian tembakau di Jember yang mendunia dan berkualitas sangat baik. Dari hasil pertanian tembakau dibangunlah sebuah museum tembakau. Museum tembakau berada di bawah tanggung jawab Unit Pelaksana Teknis Pengujian Sertifikasi Mutu Barang-Lembaga Tembakau Jember Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur yang berada di Jalan Kalimantan Nomor 1 Jember. Tujuan dididirikannya Museum Tembakau ini adalah untuk melestarikan dan memberikan ilmu pengetahuan mengenai segala jenis tentang tembakau kepada seluruh masyarakat. Hal yang didapatkan jika mengunjungi Museum Tembakau adalah disajikannya pengetahuan tentang tanaman tembakau yang disajikan dalam sebuah buku dan video dokumenter tentang sejarah tembakau dan berbagai proses pembuatan tembakau hingga menjadi rokok. Hal yang menarik mengenai Museum Tembakau ini, salah satunya adalah sebuah video dokumenter yang berisi tentang sejarah masyarakat Jember pada zaman Belanda. Bahkan, hal yang lebih menarik adalah disajikannya alat-alat kuno yang digunakan untuk melinting rokok dan sebagai alat penyimpanan tembakau yang digunakan oleh masyarakat Jember pada zaman dahulu. Bangunan dari Museum Tembakau juga menarik. Salah satunya adalah bangunannya yang terlihat modern dan minimalis dan hal tersebut yang membedakan dengan Museum bersejarah lainya. Lantai pertama digunakan untuk menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan komoditas tembakau yang dihasilkan oleh para petani tembakau Jember. Sedangkan lantai dua digunakan sebagai ruang perpustakaan. Selain dari segi bangunan hal yang menarik, di Museum Tembakau tersebut banyak dipajang berbagai daun tembakau dari sejumlah daerah dan produk diversifikasi tembakau. Saat Melewati pintu museum, pengunjung disambut dengan nuansa tembakau dan berbagai aksesoris gedung contohnya lukisan petani di hamparan hijaunya tembakau, lukisan tarian khas Jember tentang tembakau (Labako), dan juga lukisan seorang lelaki tua yang menghisap cerutu. Di museum juga tersedia lembaran daun tembakau kering yang berasal dari sejumlah perusahaan penjual dan pengekspor tembakau di Jember seperti PTPN X, Kopa TTN, PT Mayangsari, PT GMIT, PT Tempurejo dan PT IDS, dan PT ITT. Perusahaan tembakau yang telah disebutkan merupakan sedikit dari ratusan perusahaan pembeli tembakau rakyat Jember dan mereka yang menjual dan mengekspor tembakau Jember keluar daerah seperti luar Jawa, bahkan luar negeri seperti ke Eropa karena tembakau Jember sangat terkenal. Aneka daun tembakau rajang dari sejumlah kota sentra tembakau di Indonesia juga ada seperti tembakau rajang Maesan (Bondowoso), Prancak (Sumenep), Tanjungsari Tasikmalaya (Jawa Barat), Paiton- Besuk (Probolinggo), Curahnongko tanpa gula (Jember), tembakau Bojonegoro dan Sinjai. Selain tembakau yang dipamerkan dalam gallery itu, diversifikasi produk tembakau pun menghiasi ruangan tersebut seperti parfum, memoir diesel, pestisida tanaman, pupuk organik, dan minyak atisiri, sludge rokok, dan produk pengobatan.