JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Harga emas di Indonesia mengalami penurunan cukup tajam pada Rabu, 5 November 2025. Berdasarkan data terbaru pada pukul 23.05 WIB, harga emas berada di level Rp2.127.143 per gram, turun Rp17.865,70 atau sekitar 0,83 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya. Penurunan ini juga tercermin pada harga emas dalam satuan lainnya. Harga per ounce tercatat di angka Rp68.161.533, turun sebesar Rp555.685,45, sementara harga per kilogram berada di posisi Rp2.127.142.672, mengalami penurunan Rp17.865.701,90. Selama perdagangan 5 November 2025, harga emas sempat bergerak di kisaran Rp2.114.155 hingga Rp2.150.321 per gram. Grafik pergerakan harga memperlihatkan fluktuasi yang cukup tajam, dengan tren menurun pada malam hari setelah sempat menguat di siang hari. Perubahan tersebut menunjukkan adanya tekanan di pasar logam mulia, seiring meningkatnya volatilitas nilai tukar dan reaksi cepat investor terhadap sinyal kebijakan ekonomi global. Analis memandang penurunan harga emas kali ini dipengaruhi oleh penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi investor asing. Selain itu, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga global turut menambah tekanan pada pasar emas. Kondisi ini mendorong sebagian investor untuk beralih ke aset berisiko, seperti saham dan obligasi, yang dianggap lebih menguntungkan dalam jangka pendek. Meski mencatat penurunan, harga emas masih berada pada level yang relatif tinggi dalam jangka menengah. Beberapa analis memperkirakan bahwa rebound atau pemulihan harga bisa terjadi jika tekanan eksternal, seperti penguatan dolar dan kebijakan suku bunga ketat, mulai mereda. Investor jangka panjang diimbau untuk tetap memperhatikan sentimen global dan data ekonomi AS, karena faktor-faktor tersebut masih menjadi pendorong utama pergerakan harga emas di pasar internasional. Sumber: Data pasar emas Indonesia, 5 November 2025.