JAKARTA - Pergerakan harga perak belakangan ini makin menarik untuk dipantau. Setelah sempat mengalami tekanan dan koreksi beruntun, perak Antam mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi di awal Februari 2026. Kondisi ini membuat banyak investor kembali melirik logam mulia yang sering dianggap “adik emas” ini. Pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026, harga perak Antam justru bergerak naik tipis. Kenaikan ini memang terlihat kecil jika dilihat sekilas, tetapi cukup penting jika ditempatkan dalam konteks pasar global yang sedang bergejolak. Lalu, bagaimana harga perak Antam hari ini 5 Februari 2026? Apakah perak masih berpotensi lanjut naik, atau justru kembali tertekan? Artikel ini akan mengulas pergerakan harga terbaru, prediksi jangka pendek, hingga prospek perak sepanjang 2026. Update Harga Perak Antam Terbaru Untuk pasar ritel Indonesia, harga perak Antam dari Logam Mulia masih menjadi patokan utama. Pada Rabu, 4 Februari 2026, harga perak Antam tercatat mengalami kenaikan kecil namun konsisten. Harga perak Antam ditetapkan di level Rp 54.500 per gram, naik Rp 600 dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp 53.900 per gram. Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pasar logam mulia yang baru saja melewati fase koreksi tajam. Secara kasat mata, kenaikan Rp 600 memang tidak terlihat signifikan. Namun jika melihat pergerakan global, kenaikan ini muncul saat pasar masih mencari arah setelah tekanan jual besar-besaran. Pergerakan Harga Perak Antam Awal Pekan Jika ditarik ke awal pekan, harga perak Antam sempat bergerak melemah. Pada Senin, 2 Februari 2026, harga perak berada di level Rp 54.500 per gram, turun Rp 250 dari hari sebelumnya. Tren ini sejalan dengan pergerakan harga emas yang juga mengalami koreksi pada periode yang sama. Artinya, tekanan yang terjadi bukan hanya spesifik pada perak, melainkan sentimen pasar logam mulia secara keseluruhan. Prediksi Harga Perak Antam Kamis 5 Februari 2026 Memasuki Kamis, 5 Februari 2026, harga perak diperkirakan masih bergerak fluktuatif. Peluang penguatan tetap ada, namun dengan volatilitas yang cukup tinggi. Kenaikan tipis pada Rabu bisa menjadi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda. Jika sentimen global membaik, harga perak Antam berpotensi bergerak stabil atau menguat terbatas. Namun, investor tetap perlu waspada. Pergerakan perak dikenal lebih agresif dibandingkan emas, baik saat naik maupun turun. Karena itu, manajemen risiko menjadi kunci penting. Harga Perak Global Februari 2026 Secara global, harga perak spot pada Februari 2026 berada di kisaran USD 89–90 per troy ounce. Level ini tergolong tinggi jika dibandingkan rata-rata historis beberapa tahun terakhir. Harga global ini menjadi faktor utama yang memengaruhi harga perak ritel di Indonesia, termasuk produk Antam dan Star Silver. Proyeksi Harga Perak Tahun 2026 Berbagai institusi dan analis memberikan proyeksi yang cukup beragam, namun mayoritas sepakat bahwa tren jangka panjang perak masih cenderung naik. Bank of America memproyeksikan harga rata-rata perak di sekitar USD 56,25 per ounce, dengan potensi puncak hingga USD 65. Sementara itu, Robert Kiyosaki dikenal dengan pandangannya yang sangat optimistis, bahkan memprediksi harga perak bisa menembus USD 200 per ounce pada 2026. Analis lain menyebut target yang lebih moderat di kisaran USD 75 hingga USD 100 per ounce. Traders Union memproyeksikan harga rata-rata akhir 2026 di sekitar USD 125,31, sedangkan CoinCodex bahkan memberikan skenario teknikal ekstrem hingga USD 372,94 jika momentum berlanjut. Faktor Utama yang Mendorong Harga Perak Ada beberapa faktor kuat yang menjadi alasan mengapa perak masih dipandang menarik oleh investor. 1. Defisit Pasokan Global Permintaan perak global terus meningkat, sementara pasokan dari tambang relatif terbatas. Kesenjangan struktural ini menciptakan tekanan jangka panjang yang cenderung mendorong harga naik. 2. Dorongan dari Sektor Teknologi dan Energi Hijau Perak adalah komponen penting dalam industri teknologi, terutama panel surya dan kendaraan listrik. Sektor fotovoltaik diperkirakan akan menyerap hingga 41 persen pasokan perak global pada akhir dekade ini. 3. Kebijakan Moneter Global Ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve membuat logam mulia kembali diminati sebagai aset lindung nilai. Dalam kondisi seperti ini, perak sering ikut terdorong bersama emas. 4. Rasio Emas dan Perak Banyak investor menilai perak masih relatif “murah” dibandingkan emas jika dilihat dari rasio historis. Kondisi ini membuka peluang reli harga yang lebih besar ketika sentimen pasar berubah positif. Harga Perak Antam Batangan di Indonesia Di pasar domestik, harga perak ritel mengikuti pergerakan global dengan cukup cepat. Pada awal Februari 2026, harga perak batangan 1 gram di Indonesia tercatat berada di kisaran Rp 201.600. Untuk ukuran besar, berikut contoh harga perak batangan Antam (belum termasuk PPN 11 persen): - Perak Antam 250 gram: Rp 17.087.500 (27 Januari 2026) - Perak Antam 500 gram: Rp 33.375.000 (27 Januari 2026) Sebagai perbandingan, pada 9 Januari 2026, harga perak Antam 250 gram masih berada di Rp 12.375.000 dan ukuran 500 gram di Rp 23.950.000. Perbedaan ini menunjukkan betapa volatilnya harga perak dalam waktu singkat. Pajak dan Hal Penting Sebelum Membeli Perak Penting untuk dicatat bahwa harga perak batangan Antam umumnya belum termasuk PPN 11 persen. Artinya, total biaya yang harus dibayar bisa lebih tinggi dari harga yang tertera. Sebelum membeli, pastikan kamu mengecek apakah harga sudah termasuk PPN atau belum. Informasi detail mengenai harga dasar dan harga setelah pajak bisa diakses langsung melalui laman resmi Logam Mulia Antam. Apakah Perak Antam Layak Dikoleksi Sekarang? Melihat harga perak Antam hari ini 5 Februari 2026, perak masih berada dalam fase volatil. Bagi investor jangka panjang, kondisi ini justru bisa menjadi peluang akumulasi bertahap. Namun, untuk trader jangka pendek, pergerakan harga yang cepat menuntut strategi yang lebih disiplin. Perak memang menawarkan potensi keuntungan besar, tetapi risikonya juga sebanding. Perak dan emas saat ini bergerak seiring tekanan pasar global. Karena itu, memahami konteks makro dan tujuan investasi pribadi menjadi kunci sebelum mengambil keputusan.