Dalam sunyi yang perlahan datang Namamu tinggal di antara detak yang tenang Jarak boleh memisahkan langkah Namun rindu tak pernah mengenal arah Andai malam mampu menyampaikan pesan Akan kukirimkan sejuta kerinduan Bukan sekadar kata yang terucap Melainkan hangat pelukan yang tak sempat kudapat Aku merindukan sebuah pelukan Yang membuat segala resah menjadi tenang Pelukan sederhana, tanpa banyak kata Namun mampu berkata: aku masih ada Jika suatu hari kita kembali bertemu Biarlah rindu berhenti di bahumu Tak perlu banyak bicara atau bertanya Cukup satu pelukan untuk menjawab semuanya Sebab terkadang Rindu bukan tentang ingin memiliki Melainkan tentang ingin merasakan kembali Hangat seseorang yang pernah berarti