JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Apakah Anda atau keluarga Anda lahir di tahun 1935, 1947, 1959, 1969, 1983, 1995, 2007, 2019? Jika ya, berarti Anda atau keluarga Anda memiliki shio Babi. Lantas, bagaimana ramalan shio Babi di Tahun Ular Kayu 2025? Ahli Feng Shui Master Ferry Wong mengatakan, shio Babi pada tahun 2025 mengalami benturan di tahun Ular sebagai Pemecah Tahun yang membawa pertanda perubahan, liku-liku yang tak terduga. "Perubahan ini yang memaksa mengeluarkan uang untuk menerima perubahan sehingga memicu rasa depresi diri, merasa terpukul meskipun telah mencoba membangun kerajaan baru tahun lalu dan sekarang menghadapi banyak dilema yang tercermin," jelas Master Wong, dalam keterangannya, yang dirangkum pada Senin (27/1/2025). Di tengah ketidakpastian, shio Babi menemukan pelipur lara yang membawa kejelasan, pencerahan bahwa seluruh perjalanan hanyalah sebuah proses. "Tinggalkan masa lalu, adaptif, percaya insting," pesan Master Wong. Ciong, Harus Bagaimana? Ciong sendiri adalah istilah dalam astrologi Tionghoa yang merujuk pada shio yang diprediksi akan mengalami ketidakberuntungan pada tahun tertentu. Pakar Feng Shui dan Hong Shui papan atas Kang Hong Kian dalam wawancara ekslusif pada Netralnews juga sempat memberi penjelasan soal ciong. Pada prinsipnya, ciong bermakna adanya pengaruh buruk berenergi negatif yang bersifat mengancam keselarasan dan tentu saja dapat mengakibatkan terciptanya situasi dan kondisi yang kontraproduktif. Selain shio Monyet, ada shio lain yang masuk kategori "small ciong" yaitu shio Harimau. Mereka yang bershio Harimau diimbau sabar dan menghindari konflik. "Kendalikan emosi dan waspada keuangan," pesan Master Wong. Lantas, apa yang harus dilakukan apabila shio kita di tahun ini ciong? Diimbau Master Wong untuk berdoa, bersabar dan perbanyak amal. "Terus mencoba dan mencoba, tetap berada di jalan yang benar dan lurus. Pelajarilah pengetahuan baru dan terapkan kehidupan yang seimbang," pesan dia. Diimbau Master Wong, mereka yang ciong agar memperkuat energi yang positif. Selain itu diimbau untuk menemukan orang yang bisa menjadi mentor atau melatih diri dalam menjalani kehidupan.