JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengendara motor bisa memulihkan kaca helm kusam dan tergores di rumah, memakai sabun, kain microfiber, pasta gigi putih, atau amplas air. Cara yang dipilih bergantung pada kedalaman goresan, sebab pasta gigi hanya mampu mengikis lecet tipis, sedangkan goresan dalam memerlukan amplas bertahap. Pembersihan idealnya diawali dengan melepas kaca dari helm, lalu merendamnya sebentar dalam air hangat yang telah dicampur sabun cuci piring. Pasta Gigi Putih dan Microfiber untuk Goresan Tipis Setelah direndam, permukaan kaca diusap pelan memakai microfiber, karena debu yang digosok dalam keadaan kering justru menimbulkan goresan baru. Pasta gigi putih non-gel dioleskan tipis pada kain microfiber lembap, kemudian digosok memutar dengan tekanan ringan selama beberapa menit. Kaca lalu dibilas dan diperiksa, dengan pengulangan bila perlu, meski cara ini tidak sanggup menghapus goresan yang sudah dalam. Amplas Air Grit 2000 dan 3000 untuk Goresan Dalam Kaca dan amplas air grit 2000 dibasahi terlebih dahulu, lalu diamplas pelan searah sampai permukaan goresan tampak mulai rata. Proses dilanjutkan dengan amplas grit 3000 agar permukaan lebih halus, kemudian dipoles memakai pasta poles akrilik sampai kembali bening. Hasilnya tidak selalu sempurna, sebab kaca berisiko berkabut tipis dan lapisannya ikut menipis setelah melalui proses pengamplasan itu. Alkohol hingga Thinner: Bahan Terlarang dan Tanda Kaca Harus Diganti Alkohol, thinner, bensin, serta pembersih kaca berbahan amonia sebaiknya dijauhi karena dapat membuat polikarbonat atau akrilik retak maupun buram permanen. Kain kasar, tekanan keras, dan penjemuran lama setelah pembersihan juga termasuk hal yang perlu dihindari pemilik helm selama perawatan. Kaca dengan goresan banyak dan dalam, atau yang menyilaukan saat malam hari dan hujan, sebaiknya langsung diganti dengan yang baru. Harga kaca baru umumnya tidak mahal, dan pengamplasan dapat mengubah kejernihan optik sehingga jarak pandang pengendara ikut terpengaruh. Kebiasaan Sederhana Agar Kaca Helm Tetap Jernih Kaca sebaiknya dibersihkan memakai air dan microfiber setiap selesai dipakai, agar debu tidak mengendap dan perlahan mengikis permukaannya. Helm disimpan di dalam tas atau tempat bebas benturan, sementara barang lain tidak ditumpuk di atas permukaan kacanya.