JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Bau apek yang menyelinap di kamar tidur umumnya berasal dari udara lembap dan sirkulasi yang buruk, bukan sekadar kamar jarang dibersihkan. Kelembapan berlebih memicu pertumbuhan jamur dan bakteri pada kasur, bantal, serta lemari, sehingga aroma tak sedap bertahan meski ruangan sudah disapu. Beruntung, sejumlah bahan yang tersedia di dapur dan halaman rumah mampu menetralkan bau tersebut tanpa pewangi sintetis yang kerap menyisakan aroma menyengat. Jendela Dibuka 30 Menit Tiap Pagi dan Kasur Dijemur Rutin Jendela dan pintu sebaiknya dibuka minimal 30 menit setiap pagi, idealnya di dua sisi ruangan agar udara segar mengalir bebas. Kasur, bantal, dan guling perlu dijemur selama dua hingga tiga jam di bawah matahari langsung, lalu dibalik agar kedua sisinya kering. Sinar ultraviolet membantu membunuh jamur dan bakteri penyebab bau, sedangkan sprei idealnya diganti setiap satu hingga dua minggu. Baking Soda dan Cuka Putih 1:1 Jadi Penetral Bau Murah Meriah Baking soda ditaburkan tipis di permukaan kasur, didiamkan satu sampai dua jam, kemudian disedot dengan vacuum cleaner atau disikat hingga bersih. Untuk lemari dan sudut ruangan, semangkuk kecil baking soda dapat diletakkan terbuka dan diganti setiap satu hingga dua bulan. Cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1 bisa disemprotkan ringan ke lantai, dinding, atau tirai, dan aromanya hilang setelah kering. Kasur sebaiknya tidak disemprot terlalu basah karena kelembapan baru justru dapat memicu bau apek kembali muncul di bagian dalam. Arang, Garam Kasar, dan Ampas Kopi Dipakai Menyerap Lembap di Lemari Arang kayu atau arang aktif yang dibungkus kain dapat ditaruh di sudut kamar maupun kolong tempat tidur untuk menyerap kelembapan. Garam kasar dalam wadah terbuka, ampas kopi kering, dan beras berbungkus kain juga bisa menjadi penyerap bau di lemari atau laci. Pakaian wajib kering sempurna sebelum disimpan dan diberi jarak antarbaju, sementara kulit jeruk kering, cengkeh, atau kayu manis dapat menjadi pewangi. Bau yang Tak Kunjung Pergi Bisa Berasal dari Rembesan Dinding dan Plafon Bila bau tetap muncul, periksa kemungkinan rembesan di dinding, plafon bocor, atau jamur di balik lemari dan bawah kasur. Lemari digeser menjauh dari dinding agar ada celah udara, lalu minyak esensial lavender atau lemon boleh diteteskan ke kapas.