JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kerak putih pada pintu aluminium kamar mandi umumnya berasal dari endapan kapur air sadah yang bercampur sisa sabun mandi. Karena logam ini peka terhadap zat keras, pembersihan sebaiknya memakai cuka dapur, perasan lemon, baking soda, atau sabun cuci piring. Selain bahan tersebut, peralatan pendukung yang dibutuhkan hanyalah botol semprot, spons lembut, sikat gigi bekas, dan kain microfiber untuk mengeringkan permukaan. Cuka dan Air Sepadan Lunakkan Kerak dalam 15 Menit Langkah pertama, lap seluruh permukaan pintu dengan air hangat dan sabun cuci piring untuk mengangkat debu serta sisa sabun yang menempel. Campur cuka dan air dengan perbandingan satu banding satu di botol semprot, semprotkan ke kerak, lalu diamkan 10 hingga 15 menit. Untuk kerak tebal, oleskan pasta baking soda yang dicampur sedikit air atau cuka, lalu biarkan selama 15 sampai 20 menit. Gosok Searah Serat Aluminium, Sabut Kawat Dilarang Gosok perlahan memakai spons lembut mengikuti arah serat aluminium, sedangkan sudut dan alur rel dapat dijangkau dengan sikat gigi bekas. Bilas sampai bersih agar tidak tersisa cuka maupun baking soda, kemudian keringkan dengan kain microfiber supaya bercak air tidak muncul kembali. Sabut kawat, scouring pad kasar, pemutih, dan soda api perlu dihindari karena dapat menggores permukaan, membuatnya kusam, atau memicu korosi. Cuka yang dibiarkan lebih dari 30 menit atau tidak dibilas juga dapat menggerus lapisan permukaan pintu aluminium kamar mandi. Lap Usai Mandi dan Semprot Cuka Encer Seminggu Sekali Agar kerak tidak kembali, pintu sebaiknya dilap dengan kain atau wiper kaca setiap selesai mandi supaya air cepat hilang. Perawatan ringan berupa semprotan cuka encer seminggu sekali dan ventilasi yang baik juga membantu pintu lebih cepat kering. Untuk tampilan lebih mengilap, oleskan wax mobil atau minyak kelapa secara tipis setelah pintu bersih, kemudian lap hingga rata. Jika kerak sangat membandel, ulangi proses pembersihan dua sampai tiga kali dan hindari langsung beralih ke bahan keras.