JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Bau tidak sedap di dalam kulkas umumnya bersumber dari sisa makanan basi, buah atau sayur busuk, maupun tumpahan yang tidak terlihat. Karena itu, langkah pertama adalah mengeluarkan seluruh isi kulkas, lalu memeriksa wadah bocor dan bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi. Penyerap bau tidak akan banyak membantu selama sumber busuknya masih tersimpan, sehingga pembuangan makanan basi harus dilakukan sebelum pembersihan lain. Cara Membersihkan Kulkas dengan Baking Soda dan Lemon Setelah kabel dicabut, rak serta laci dilepas dan dicuci memakai air sabun hangat sampai seluruh sisa kotoran terangkat. Dinding bagian dalam dilap dengan larutan satu sendok makan baking soda per satu liter air hangat atau air perasan lemon. Karet pintu perlu digosok memakai sikat gigi bekas karena lipatannya kerap menyimpan jamur, kemudian seluruh permukaan dikeringkan sebelum makanan dimasukkan lagi. Lubang Pembuangan Air Tersumbat Jadi Biang Bau di Kulkas Dua Pintu Lubang kecil di dinding belakang bagian dalam kulkas, terutama model dua pintu, berfungsi menyalurkan air dan dapat tersumbat. Genangan air akibat sumbatan itu memicu bau, sehingga lubang perlu dibersihkan secara berkala memakai cotton bud atau kawat kecil. Arang hingga Ampas Kopi: Penyerap Bau Alami untuk Rak Kulkas Baking soda dalam wadah terbuka, ampas kopi kering, arang yang dibungkus kain, atau irisan lemon dapat diletakkan di rak kulkas. Baking soda sebaiknya diganti setiap satu hingga tiga bulan, sedangkan kapur barus tidak dianjurkan karena aromanya menyengat dan tidak aman dekat makanan. Simpan Makanan dalam Wadah Tertutup agar Bau Tak Kembali Makanan berbau kuat seperti ikan, durian, petai, dan bawang sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat, tidak dalam kondisi masih hangat. Isi kulkas diperiksa seminggu sekali dan tidak dibiarkan terlalu penuh agar udara dapat bersirkulasi, sementara bau yang bertahan perlu dicek teknisi.