JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Jamur dan lumut yang tumbuh di sela keramik bisa dibersihkan memakai bahan rumahan, mulai dari baking soda hingga pemutih pakaian. Noda hitam dan hijau pada nat muncul karena area tersebut lembap, sehingga pembersihan perlu dibarengi upaya menjaga lantai tetap kering setiap hari. Metode paling ringan memakai baking soda dan cuka putih, sedangkan noda yang sudah mengakar membutuhkan pemutih atau hidrogen peroksida. Baking Soda dan Cuka Putih Jadi Langkah Pertama untuk Noda Ringan Taburkan baking soda secukupnya pada sela keramik, kemudian semprotkan atau tuang cuka putih hingga cairan tampak berbusa di permukaan nat. Busa dibiarkan bekerja selama 10 sampai 15 menit, lalu digosok dengan sikat gigi bekas atau sikat nat dan dibilas air bersih. Pemutih dan Hidrogen Peroksida 3 Persen untuk Jamur Membandel Jamur membandel dapat diatasi dengan pemutih yang dicampur air perbandingan satu banding tiga, dioleskan ke nat, lalu didiamkan 10 sampai 15 menit. Selama bekerja, pengguna wajib memakai sarung tangan, membuka ventilasi, dan tidak mencampur pemutih dengan cuka karena kombinasinya menghasilkan gas beracun. Alternatif yang lebih lembut adalah hidrogen peroksida tiga persen, dioleskan langsung ke nat, didiamkan 10 sampai 20 menit, kemudian disikat dan dibilas. Lumut tebal di lantai kamar mandi atau area luar juga bisa ditangani memakai pembersih keramik atau anti-lumut sesuai petunjuk kemasan. Lantai Kering dan Sealer Nat Cegah Jamur Kembali Tumbuh Lantai sebaiknya dikeringkan setelah dipakai, terutama di kamar mandi, dan sirkulasi udara dijaga lancar agar kelembapan tidak mengendap. Pembersihan rutin seminggu sekali mencegah kotoran menumpuk, sementara lapisan sealer nat pada permukaan bersih dan kering menghambat air serta kotoran meresap. Nat yang sudah rapuh, retak, atau berlubang sebaiknya diganti baru, sebab jamur akan terus tumbuh di bagian yang rusak tersebut.