JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Saringan pembuangan bak cuci piring perlu dibersihkan setiap pekan di dapur rumah supaya sisa makanan dan minyak tidak menumpuk lalu berbau. Lendir dan sisa minyak biasanya mengendap pada lubang-lubang saringan serta bibir lubang pembuangan, sehingga bagian itu wajib ikut digosok saat pembersihan. Pekerjaan ini hanya memerlukan sarung tangan karet, sikat kecil, sabun cuci piring, air panas, serta baking soda dan cuka bila kerak membandel. Sarung Tangan dan Sikat Gigi Bekas Jadi Senjata Utama Bersih-Bersih Saringan Saringan jenis lepas pasang cukup diangkat lurus ke atas, sedangkan tipe terkunci diputar sedikit berlawanan arah jarum jam sebelum ditarik keluar. Setelah terangkat, ketukkan saringan ke tempat sampah agar sisa nasi, sayuran, dan ampas makanan rontok sebelum benda itu direndam. Rendaman air panas bercampur sabun cuci piring selama 10 sampai 15 menit akan melunakkan minyak dan kerak yang menempel pada permukaannya. Sikat gigi bekas paling cocok untuk menggosok sela-sela sempit dan pinggiran saringan hingga lendir yang menempel benar-benar terangkat. Baking Soda dan Cuka Atasi Kerak Membandel di Lubang Pembuangan Untuk kerak membandel atau bau menyengat, taburkan baking soda pada saringan, siram cuka, lalu diamkan sekitar 10 menit sampai muncul busa. Busa yang terbentuk kemudian disikat dan dibilas menggunakan air panas sampai permukaan saringan bersih dari sisa kerak dan bau. Setelah itu, bagian dalam lubang beserta bibirnya dilap dengan kain atau sikat, lalu saringan dipasang kembali ke tempatnya. Air Panas dan Larangan Buang Minyak Goreng Bekas Jaga Pipa Tetap Lancar Menyiram lubang pembuangan dengan air panas setelah mencuci piring berminyak membantu mencegah lemak mengendap di saringan maupun saluran. Minyak goreng bekas sebaiknya tidak dibuang ke saluran karena dapat membeku di dalam pipa dan menyebabkan penyumbatan yang sulit dibersihkan. Saringan yang sudah berkarat atau rusak sebaiknya diganti dengan yang baru, sebab harganya murah dan tersedia di toko bangunan.