JAKARTA, NETRALNEWS.COM- Di era perkembangan teknologi dewasa ini, banyak orang yang memanfaatkannya untuk melakukan berbagai hal termasuk aktivitas perdagangan melalui e-commerce atau sosial media. Menjual suatu produk melalui sosial media memerlukan strategi promosi yang baik sebagai upaya membangun branding image kepada masyarakat dan membangun segmen pasar yang baik. Produk yang saat ini sangat banyak diperjual-belikan di sosial media dan e-commerce adalah produk kecantikan, seperti skincare dan make up. Target pasar utama mereka adalah perempuan, mereka berlomba-lomba melakukan inovasi terhadap produk yang mereka tawarkan supaya dapat menarik perhatian konsumen. Tapi, tentu sebuah inovasi saja tidak cukup untuk menggaet konsumen apalagi dengan persaingan yang begitu ketat, karena banyaknya jenis produk yang sama. Salah satu hal yang sering dilakukan oleh suatu brand untuk meningkatkan promosi dan permintaan konsumen adalah dengan melakukan kerja sama dengan vlogger atau influencer yang isi kontennya berkaitan dengan produk yang mereka tawarkan. Untuk brand kecantikan sendiri, mereka banyak melakukan kerja sama dengan beauty vlogger atau influencer yang isi kontennya membahas tentang produk-produk kecantikan. Namun tentu ada banyak pertimbangan dan aspek-aspek penting dalam memilih vlogger atau influencer untuk diajak bekerja sama, melihat dari bagaimana isi konten mereka, branding yang mereka lakukan, jumlah viewers atau followers mereka di sosial media, serta impact seperti apa yang akan mereka berikan terhadap produk yang akan dipromosikan. Beauty vlogger yang terkenal dikalangan brand kecantikan salah satunya adalah Tasya Farasya. Lewat sosial media dan kanal youtubenya dia sering membagikan tips-tips kecantikan dan juga memperkenalkan produk-produk kecantikan yang aman digunakan. Tasya Farasya sering melakukan edukasi kepada audiensnya mengenai skincare atau make up seperti apa yang sesuai untuk berbagai tipe kulit dan jenis warna kulit wanita Indonesia. Hal itu kemudian yang memberikan image tersendiri terhadap produk kecantikan yang digunakan oleh beauty vlogger kelahiran 1992 itu. Melalui branding dengan tagline “Tasya Farasya approved” mampu menaikkan penjualan terhadap suatu produk kecantikan yang dipromosikan Tasya melalui sosial medianya. Tasya juga terkenal selalu mempromosikan produk-produk yang aman dan dipastikan bagus untuk digunakan, branding yang dia lakukan di sosial media membuat banyak brand berminat menggaet influencer itu untuk dapat mempromosikan produk yang mereka punya. Selain itu, lewat testimoni yang diberikan oleh brand kecantikan yang pernah dipromosikan oleh Tasya, mereka menunjukkan peningkatan penjualan produk mereka, yang membuat brand lain tergiur untuk bekerja sama dengan Tasya. “Tasya Farasya approved” seperti memiliki makna tersendiri yang mampu membentuk kepercayaan konsumen. Bahkan influencer sekalipun ketika mempromosikan suatu produk kecantikan, sering memberikan iming-iming “Tasya Farasya approved” untuk menarik minat konsumen. Hal ini memperlihatkan bagaimana pengaruh branding image yang dilakukan seorang vlogger atau influencer di sosial media, mampu membangun citra dan kredibilitas suatu produk dan mempengaruhi keputusan pembelian produk oleh konsumen. Sangat penting melakukan inovasi produk, tapi penting juga untuk memperhatikan srategi promosi seperti apa yang digemari oleh konsumen serta siapa yang sekiranya dapat mempengaruhi mereka untuk membeli produk yang dijual. Melalui branding “Tasya Farasya approved” Selain meningkatkan promosi, juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk mencapai target audiens yang lebih luas dan meningkatkan eksposur merek. Dengan memanfaatkan kekuatan branding image dan kolaborasi dengan vlogger atau influencer yang tepat, brand dapat meningkatkan daya saing produk mereka di pasar dan memenangkan hati konsumen.