JAKARTA - Rapper Nicki Minaj meminta maaf kepada para penggemar di luar hotelnya di Manchester pada Minggu (26/5/2024) dini hari, karena menunda pertunjukan di Inggris setelah dihentikan oleh otoritas Belanda atas tuduhan membawa narkoba. "Aku mencintaimu dan aku sangat menyesal ini terjadi malam ini," kata Minaj dalam sebuah video yang diunggah di media sosial. Minaj sebelumnya mengungkapkan nama hotelnya di Manchester dalam sebuah unggahan di X, dan mengundang penggemar untuk melihatnya. "Aku akan pergi ke balkon, jadi jika kamu di luar aku akan bisa melihatmu & aku mungkin turun. Aku akan disana selama sekitar satu jam. Benar-benar ingin setidaknya bisa bertemu denganmu," katanya. Meskipun Minaj dibebaskan dari tahanan polisi pada Sabtu malam, konser yang dijadwalkan diadakan di Manchester pada malam yang sama tidak dapat dilanjutkan. Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan oleh Live Nation dan tempat konser Co-op Live, penyelenggara mengatakan mereka "sangat kecewa" dengan ketidaknyamanan yang disebabkan. "Meskipun Nicki berusaha sebaik mungkin untuk menjelajahi setiap kemungkinan untuk membuat pertunjukan malam ini terjadi, peristiwa hari ini membuatnya tidak mungkin," katanya dalam pernyataan tersebut yang dipublikasikan pada Sabtu (25/5) malam. Dalam sebuah video yang diambil dari siaran langsung Instagram artis hip-hop tersebut - yang kemudian disebarkan secara online oleh berbagai akun media sosial - Minaj terdengar berbicara dengan polisi di Bandara Schiphol, Amsterdam, sambil memegang ponsel kamera. Dalam klip tersebut, Minaj menyebut "pre-roll yang mereka temukan," dan kemudian terlihat diarahkan keluar dari kendaraannya dan didorong untuk masuk ke dalam van polisi. Ketika ia bertanya mengapa ia diminta untuk naik ke dalam van, seorang pejabat memberitahunya bahwa ia "ditahan," kemudian menambahkan, karena "membawa narkoba." Minaj menjawab, "Aku tidak membawa narkoba." Minaj berkali-kali meminta alamat kantor polisi dan agar seorang pengacara hadir sepanjang klip, sementara polisi meminta agar dia berhenti merekam. Ketika CNN mencoba menghubungi otoritas Amsterdam dengan nama asli Minaj, Onika Tanya Maraj-Petty, Kepolisian Militer Belanda, yang dikenal sebagai Koninklijke Marechaussee, mengatakan bahwa mereka menangkap seorang wanita Amerika berusia 41 tahun dengan "narkoba ringan" di Bandara Schiphol. Kemudian pada Sabtu, Koninklijke Marechaussee mengatakan bahwa wanita yang ditahan dalam tahanan mereka "atas dugaan ekspor narkoba ringan telah dibebaskan." "Setelah berkonsultasi dengan Kantor Jaksa, tersangka dikenai denda uang dan sekarang diizinkan melanjutkan perjalanannya," lanjut pernyataan tersebut. CNN telah menghubungi perwakilan Minaj untuk komentar. Minaj saat ini sedang melakukan Tur Dunia Pink Friday 2 sebagai dukungan untuk album terbarunya, yang dirilis akhir tahun lalu. Minaj tampil di Amsterdam pada Kamis malam, dan dijadwalkan tampil di Birmingham, Inggris, pada malam Minggu. Konser Nicki Minaj lainnya dijadwalkan di Co-op Live, Manchester, pada hari Kamis, 30 Mei. Sumber: CNN