JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Perselisihan antara komedian Park Na Rae dan mantan manajernya kembali menjadi sorotan setelah beredarnya rekaman audio percakapan emosional yang menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik. Rekaman tersebut dibocorkan oleh YouTuber Lee Jin Ho dan disebut-sebut menambah twist tak terduga dalam konflik yang sebelumnya dikaitkan dengan dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Rekaman audio itu diungkap ke publik pada 9 Januari 2026 waktu Korea Selatan. Dalam videonya, Lee Jin Ho mengklaim bahwa rekaman tersebut adalah percakapan telepon antara Park Na Rae dan mantan manajernya yang terjadi sekitar pukul 1:40 dini hari, tepat sebelum keduanya bertemu secara langsung dalam pertemuan yang kemudian dikenal sebagai “settlement meeting”. Dalam percakapan tersebut, Park Na Rae dan sang manajer terdengar sama-sama menangis dan saling menguatkan. Park Na Rae menanyakan kondisi manajernya, sementara sang manajer mengaku tidak mengerti bagaimana situasi mereka bisa berkembang sejauh itu. Percakapan berjalan emosional, membahas kelelahan mental, kesedihan, hingga hal-hal pribadi seperti kondisi anjing baru Park Na Rae bernama Bokdori. Rekaman itu juga memperlihatkan sisi Park Na Rae yang tampak khawatir dan penuh empati, termasuk saat manajer memarahinya karena merokok demi kesehatannya. Di akhir percakapan, manajer mengaku sedang berada dekat rumah Park Na Rae, yang kemudian memunculkan dugaan bahwa Park Na Rae mengundangnya datang dan pertemuan penyelesaian dilakukan setelahnya selama sekitar tiga jam. Setelah pertemuan tersebut, Park Na Rae sempat mengunggah pernyataan di Instagram pada 8 Desember 2025, menyebut bahwa ia dan para mantan manajernya telah meluruskan kesalahpahaman dan ia melakukan refleksi mendalam atas situasi yang terjadi. Namun, keadaan berubah ketika sang manajer kemudian membantah pernyataan tersebut dan mengklaim tidak ada permintaan maaf yang tulus maupun kesepakatan nyata. Konflik semakin rumit ketika manajer menuduh Park Na Rae mabuk selama pertemuan, sementara rekaman audio justru memperlihatkan bahwa sang manajer mengaku telah minum alkohol. Pesan KakaoTalk yang dibagikan ke publik menunjukkan Park Na Rae kebingungan dan merasa dikhianati karena ia mengira konflik telah diselesaikan secara damai. Terungkapnya rekaman ini memicu reaksi keras dari netizen. Banyak yang merasa Park Na Rae telah “dibutakan” oleh rasa percaya dan niat baiknya untuk menyelesaikan masalah secara manusiawi. Sebagian publik bahkan menilai sang manajer bersikap manipulatif dan berusaha menjatuhkan Park Na Rae secara terencana. Saat ini, Park Na Rae telah membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan oleh mantan manajernya dan mengambil langkah hukum untuk membersihkan namanya. Kasus ini pun masih terus bergulir, dengan opini publik yang semakin terbelah setelah fakta-fakta baru terungkap.