JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Stranger Things season 5 baru saja rilis Volume 1 pada 26 November, namun para penggemar langsung ramai membahas sejumlah kesalahan kontinuitas yang muncul dalam beberapa adegannya. Spoiler peringatan berlaku, karena masalah ini berkaitan langsung dengan flashback yang dialami Will Byers. Dalam episode keempat berjudul “Sorcerer”, Will kembali mengingat masa kecilnya: saat menunjukkan gambar pada Joyce, bertemu Mike, hingga momen membangun Castle Byers bersama Jonathan. Namun, adegan kilas balik ketika keduanya membangun Castle Byers langsung menimbulkan protes. Di episode itu, Will dan Jonathan terlihat membangun benteng tersebut di siang hari yang cerah dan tenang. Padahal, di season 2, Jonathan pernah menceritakan bahwa mereka mendirikan Castle Byers pada malam saat ayah mereka pergi, dalam kondisi hujan deras, dan mereka sampai sakit selama seminggu karena tetap memaksakan diri menyelesaikannya. Fans menyebut adegan baru itu membuat cerita versi Jonathan “tidak masuk akal”. Tak hanya itu, di episode lain berjudul “The Turnbow Trap”, muncul lagi masalah baru: Joyce menyebut bahwa Will berusia 11 tahun ketika dia menghilang ke Upside Down. Padahal poster orang hilang yang pernah ditampilkan jelas menuliskan bahwa Will berusia 12 tahun ketika ia diculik. Kesalahan usia ini kembali memicu perdebatan di kalangan fans, sampai melahirkan istilah baru: “Birthdaygate 2.0”. Istilah Birthdaygate sendiri berasal dari season 4, ketika satu episode yang berlangsung tepat di hari ulang tahun Will sama sekali tidak menyinggung ulang tahunnya. Duffer Brothers bahkan sempat meminta maaf karena lupa dengan tanggal lahir karakter tersebut, dan mempertimbangkan untuk “mengubah” tanggalnya agar kesalahan itu tidak terlihat terlalu kejam. Rangkaian error yang mencuat di season 5 ini membuat banyak penggemar menyuarakan kekecewaan, terutama karena ini adalah musim terakhir dari serial fenomenal tersebut. Meski begitu, antusiasme terhadap volume lanjutan dan finale tetap tinggi, dengan banyak penonton berharap bahwa inkonsistensi ini tidak mengganggu klimaks cerita yang sudah dibangun selama hampir satu dekade.