JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Topik mengenai potensi gempa Megathrust kembali mencuat ke permukaan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Seorang indigo dan ahli spiritual, Tigor Otadan, turut angkat bicara melalui hasil terawangannya, membeberkan sejumlah titik rawan yang perlu diwaspadai di wilayah Indonesia. Dikutip dari kanal youtube @zonamisteri27, Tigor Otadan menegaskan bahwa penerawangannya murni berasal dari pandangan batin, berbeda dari analisis ilmiah yang memakai alat, dan ia berharap semua penglihatan buruk yang ia terima tidak akan pernah menjadi kenyataan. Mekanisme Gempa Megathrust Versi Tigor Otadan Tigor Otadan menjelaskan bahwa gempa Megathrust merupakan hasil dari tumbukan lempeng tektonik raksasa, khususnya antara lempeng Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Menurut penglihatannya, jika gempa berkekuatan 5 hingga 6 Skala Richter terjadi dan menyebabkan salah satu lempeng turun atau patah, lempeng di bawahnya akan mengalami tekanan luar biasa. Pergeseran dahsyat dari lempeng yang berada di bawah inilah yang berpotensi melepaskan energi raksasa, memicu gempa Megathrust yang kerusakannya bisa sangat masif, bahkan berujung pada tsunami. 9 Titik Rawan Gempa Megathrust Dalam terawangan Tigor Otadan, ia melihat ada beberapa zona bahaya yang energinya paling aktif dan berisiko tinggi dalam waktu dekat. Jika salah satu titik ini mengalami guncangan besar, dampaknya bisa merambat dan memicu ketidakstabilan di wilayah lain, termasuk Jakarta. Berikut adalah 9 titik rawan gempa besar menurut terawangan Tigor Otadan beserta prediksi kekuatannya: 1 Selat Sunda: Berpotensi mengalami gempa di kisaran 7 Skala Richter. 2. Mentawai: Terlihat potensi yang paling besar, mendekati 8,7 hingga 8,8 Skala Richter. 3. Nias: Berisiko mengalami gempa beruntun dalam sehari, berkekuatan antara 6, 7, hingga 8 Skala Richter. 4. Sumatera: Memiliki potensi gempa di sekitar 8,5 Skala Richter. 5. Jawa Timur: Terlihat adanya potensi gempa hingga 6,7 Skala Richter. 6. Sulawesi: Memiliki potensi guncangan yang sangat besar, mencapai 8,6 Skala Richter. 7. Daerah Tsunami Sebelumnya: Wilayah yang pernah mengalami tsunami besar (mengarah ke Aceh) berpotensi mengalami gempa besar berurutan selama satu minggu. 8. Wilayah 'Ikan Pesut': Sebuah petunjuk yang mengarah pada daerah habitat Ikan Pesut, seperti Kalimantan Timur. 9. Lokasi Lain: Ada satu titik lain yang terlihat berpotensi diguncang gempa 7,5 Skala Richter. Tanda-Tanda Alam yang Perlu Diwaspadai Tigor Otadan menegaskan bahwa gempa besar tidak akan terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, alam akan memberikan sejumlah pertanda yang bisa diamati oleh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir. Ia meminta semua pihak untuk waspada jika melihat tanda-tanda berikut: - Gempa Berulang: Terjadinya gempa bumi di satu lokasi secara berulang, 4 hingga 5 kali dalam satu hari, meskipun kekuatannya tidak terlalu besar. - Kemunculan Ikan Unik: Munculnya sejenis ikan langka yang mirip lumba-lumba namun memiliki warna dan corak yang berbeda dari biasanya, yang menampakkan diri ke permukaan. - Air Laut Surut Mendadak: Air laut di pesisir pantai surut secara drastis dan tidak wajar, mencapai 1,5 hingga 2 kilometer dari bibir pantai. - Ikan Menepi Massal: Bersamaan saat air laut surut, terlihat banyak sekali ikan yang menepi dan berkumpul di area dangkal. Tigor secara khusus berpesan agar warga tidak mendekat ke laut untuk mengambil ikan saat fenomena ini terjadi, melainkan segera mencari tempat yang lebih tinggi untuk evakuasi.