JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Botol bekas, korek api, dan cutter. Tiga benda itu ternyata cukup untuk menyelamatkan bensin yang sudah terlanjur tercampur air. Video cara memisahkan bensin oplosan dari air belakangan ramai beredar di media sosial. Kemunculannya bukan tanpa sebab. Sebelumnya, sejumlah video viral memperlihatkan pertalit yang dijual di pasaran ternyata mengandung campuran air. Bensin yang tercampur air berbahaya jika langsung masuk ke tangki motor. Mesin bisa rusak dan biaya perbaikan di bengkel tidak murah. Dalam video yang beredar, seorang kreator memperagakan cara memisahkan keduanya hanya dengan alat seadanya. Pertama, siapkan botol bekas berukuran sedang atau besar, lalu bersihkan dari label. Bagian tutup botol dipanaskan dengan korek api hingga meleleh. Setelah lunak, tusuk bagian atas tutup dengan alat runcing seperti penyogok, lalu biarkan dingin dan lepas. Hasilnya, tutup botol kini berlubang di bagian tengahnya. Selanjutnya, bagian bawah botol dipotong miring menggunakan cutter atau silet. Tutup yang sudah dimodifikasi tadi dipasang di ujung potongan bawah botol, sehingga botol berfungsi seperti corong berlubang kecil. Bensin yang sudah tercampur air lalu dituang ke dalam botol modifikasi itu. Karena massa jenis air dan bensin berbeda, keduanya tidak bercampur. Air yang lebih berat akan turun ke dasar lebih dulu. Ketika air sudah mengalir habis lewat lubang kecil di tutup, aliran langsung dialihkan ke wadah kedua. Bensin murni pun tersisa dan bisa dipakai kembali. Kreator dalam video itu menyarankan agar pemilik kendaraan tidak langsung membuang bensin yang terlanjur terkontaminasi. Dengan cara ini, bensin masih bisa diselamatkan tanpa harus mengeluarkan uang tambahan.