JAKARTA, NETRALNEWS.COM - YouTube menghadirkan filter pencarian baru untuk membantu pengguna menyaring konten yang tidak diinginkan, khususnya video Shorts yang sering dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Fitur ini muncul setelah banyak pengguna meminta opsi untuk mengurangi jumlah konten AI yang muncul di hasil pencarian mereka. Studi terbaru menunjukkan sekitar satu dari lima video, dan hampir setengah Shorts yang direkomendasikan ke akun baru, dibuat menggunakan AI. AI slop didefinisikan sebagai konten digital berkualitas rendah yang diproduksi dalam jumlah besar oleh kecerdasan buatan. Filter baru ditambahkan ke menu ‘Type’, memungkinkan pengguna menyembunyikan Shorts dari hasil pencarian. Dengan cara ini, pengguna dapat mengurangi paparan terhadap video pendek yang sering bersifat repetitif dan kurang informatif. Selain itu, beberapa filter lama juga dihapus atau diganti namanya untuk meningkatkan pengalaman pencarian. YouTube mengatakan pembaruan ini adalah bagian dari alat pencarian canggih yang lebih efektif, memberi pengguna kontrol lebih besar atas konten yang mereka lihat. Platform ini bertujuan menyeimbangkan kebebasan kreatif dengan kualitas konten yang relevan dan bermanfaat. Langkah ini menegaskan upaya YouTube untuk menanggapi keluhan pengguna, menghadirkan pengalaman menonton yang lebih bersih, dan membatasi penyebaran konten AI berkualitas rendah, sambil tetap mempertahankan akses ke video Shorts yang dianggap menarik atau informatif.