YOGYAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang sedang melaksankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Puskesmas Danurejan 1 melaksanakan kegiatan edukasi gizi di Satuan Paud Sejenis (SPS) Larashati. Kegiatan yang mengangkat tema “Anti Tumbang dengan Gizi Seimbang” ini diikuti oleh sekitar 12 anak dan 12 orang tua atau wali pendamping. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, pengetahuan dan peran orang tua atau wali diperlukan untuk membantu membentuk kebiasaan makanan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kepada orang tua atau wali pendamping disampaikan oleh Farah Zusafi Azizah dan Putri Santika Wulandari dengan di dampingi oleh Ibu Ririn Wahyuningsih A.Md.,Gz. selaku Ahli Gizi Puskesamas Danurejan 1. Materi ini disampaikan menggunakan media leaflet yang dibagikan kepada orang tua atau wali serta poster yang berisi informasi mengenai Gizi Seimbang dan konsep Isi Piringku. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan menjelaskan pentingnya konsumsi makanan yang beragam dan bergizi serta menerapkan komposisi makanan sesuai dengan konsep isi piringku. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa menerapkan gizi seimbang tidak harus menggunakan makanan yang mahal, tetapi dapat dilakukan dengan memilih bahan makanan yang beragam, terjangkau, dan mudah ditemukan di sekitar. Pemanfaatan pangan lokal juga dikenalkan sebagai salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga sesuai dengan kondisi dan ketersediaan bahan pangan di lingkungan sekitar. Pada akhir sesi, dilakukan diskusi bersama orang tua atau wali pendamping. Orang tua dan wali terlihat aktif berpartisipasi dengan mengajukan beberapa pertanyaan seputar gizi anak, khususnya terkait penerapan pola makan bergizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, edukasi kepada anak-anak PAUD dikemas dalam bentuk permainan edukatif menempel Isi Piringku. Anak-anak diajak mengenal berbagai jenis makanan dan mengelompokkannya sesuai dengan kelompok pangan, seperti makanan sumber Karbohidrat, protein, sayur dan buah. Kemudian menempelkannya pada bagian piring sesuai dengan konsep Isi Piringku. dalam pelaksanaanya guru turut mendampingi dan membantu menjelaskan kepada anak-anak mengenai jenis dan kelompok makanan tersebut. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai pentingnya gizi seimbang serta cara sederhana untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari hari. Melalui kegiatan “Anti Tumbang dengan Gizi Seimbang” diharapkan anak-anak dan orang tua atau wali pendamping dapat memahami pentingnya penerapan gizi seimbang sejak dini. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat membantu orang tua dalam memilih dan menyediakan makanan yang bergam, bergizi, terjangkau, serta sesuai dengan kebutuhan. Dengan adanya peran aktif orang tua dan guru, penerapan kebiasaan makan yang baik dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.