BANJARNEGARA, NETRALNEWS.COM — Rumah Baca Purnama mencatat sebanyak 2.464 pengunjung selama September 2026 melalui tiga layanan literasi yang dikembangkan, yakni fasilitas offline, platform digital, dan Perpustakaan Keliling. Data rekapitulasi bulanan menunjukkan layanan digital menjadi kanal dengan jumlah pengunjung terbanyak. Sepanjang September, sebanyak 1.413 pengunjung tercatat mengakses layanan online Rumah Baca Purnama. Sementara itu, fasilitas offline dikunjungi 455 orang. Adapun Gerobak Literasi melalui layanan Perpustakaan Keliling mencatat 596 pengunjung dari berbagai titik jangkauan. Dengan pola tersebut, Rumah Baca Purnama tidak hanya mengandalkan satu bentuk layanan untuk memperluas akses terhadap bahan bacaan. Tiga Jalur Akses Literasi Tiga layanan yang dijalankan memiliki karakter akses berbeda. Layanan offline memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk datang langsung dan memanfaatkan fasilitas Rumah Baca Purnama. Kemudian layanan online memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mengakses konten secara digital. Jumlah pengunjungnya menjadi yang tertinggi dalam rekapitulasi September dengan 1.413 pengunjung. Sementara itu, Perpustakaan Keliling melalui Gerobak Literasi membawa bahan bacaan ke berbagai titik lokasi jangkauan. Layanan ini tercatat melayani 596 pengunjung selama September. Founder Rumah Baca Purnama, Indra Hari Purnama, mengatakan pihaknya bersyukur atas antusiasme masyarakat terhadap layanan yang tersedia. "Kami sangat bersyukur melihat gairah membaca masyarakat yang terus meningkat, baik yang hadir langsung ke perpustakaan maupun yang mengakses layanan kami secara digital," ujar Indra, Kamis (1/10/2026). Menurut dia, tingginya angka kunjungan perpustakaan keliling juga menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap akses buku. Perpustakaan Keliling Terus Diperluas Selain mengembangkan layanan digital, Rumah Baca Purnama berencana memperluas jangkauan Perpustakaan Keliling. Indra mengatakan perpaduan layanan fisik dan digital menjadi salah satu fokus Rumah Baca Purnama untuk memperluas akses bahan bacaan. "Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Perpustakaan Keliling serta memperkaya konten digital kami," katanya. Menurut Indra, pengembangan layanan tersebut ditujukan agar anak-anak dan masyarakat memiliki ruang untuk belajar dan berkembang. "LIterasi adalah kunci utama pembangunan SDM, dan kami ingin memastikan setiap anak serta masyarakat memiliki ruang yang nyaman untuk belajar dan berkembang," lanjutnya. Didukung PLN Peduli Pengembangan kegiatan literasi Rumah Baca Purnama juga mendapat dukungan dari mitra strategis, salah satunya melalui program PLN Peduli. Dukungan tersebut diberikan melalui Program BERBINAR, singkatan dari "Bersinergi, Bina Nalar untuk Indonesia Pintar" Program tersebut menjadi salah satu dukungan terhadap upaya Rumah Baca Purnama dalam mengembangkan layanan literasi bagi masyarakat. Dengan tiga kanal layanan yang tersedia, Rumah Baca Purnama mencatat total 2.464 pengunjung selama September 2026. Dari jumlah tersebut, 1.413 pengunjung berasal dari layanan online, 596 pengunjung dari Perpustakaan Keliling, dan 455 pengunjung dari fasilitas offline. Data tersebut menjadi dasar bagi Rumah Baca Purnama untuk terus mengembangkan kombinasi layanan fisik, digital, dan perpustakaan keliling dalam memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan.