JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Senator Papua Tengah, Eka Kristina Murib Yeimo, S.Pd., M.Si., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Alliance Women Ester Papua, mendukung imbauan Gubernur Papua Tengah terkait pelaksanaan doa puasa untuk pemulihan manusia dan Tanah Papua pada 3 September 2026. Dukungan tersebut disampaikan Eka melalui pernyataan yang merujuk pada surat imbauan doa untuk pemulihan Papua Nomor 100.3.4.1/1138/SET/2026. Eka berharap gerakan doa puasa tidak hanya dilakukan di Provinsi Papua Tengah, tetapi dapat diperluas menjadi gerakan bersama di seluruh Tanah Papua. Ia meminta Gubernur Papua Tengah, selaku Ketua Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua, untuk membangun komunikasi dan mendiskusikan pelaksanaan doa puasa bersama dengan para gubernur di lima provinsi lainnya, yakni Provinsi Papua, Papua Pegunungan, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan. “Karena yang sedang kita hadapi bukan hanya Papua Tengah saja, tetapi seluruh Tanah Papua, mulai dari Sorong sampai Merauke,” kata Eka dalam pernyataannya. Menurut Eka, berbagai persoalan yang dihadapi orang Papua selama ini tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan manusia. Ia mengajak masyarakat Papua untuk menjadikan doa puasa sebagai bentuk kerendahan hati dalam membawa berbagai persoalan bangsa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Kita harus mengakui otoritas Ilahi bekerja melalui doa puasa yang akan kita lakukan, karena ini merupakan bentuk kerendahan hati kita membawa semua persoalan ini kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Yeimo. Eka meyakini doa dan puasa dapat menjadi bagian dari upaya spiritual untuk memohon kesembuhan dan pemulihan bagi manusia serta Tanah Papua. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mengeraskan hati, melainkan merendahkan diri dan menyampaikan berbagai persoalan bangsa melalui doa. “Jangan keraskan hatimu, tetapi rendahkanlah dirimu. Akui Dia dan sampaikan semua permasalahan bangsamu,” katanya. Eka kemudian mengutip Injil Matius 15:8–9 sebagai pengingat agar kehidupan iman tidak berhenti pada perkataan, tetapi juga tercermin dalam hati dan tindakan. “Bangsa ini memuji Aku dengan mulutnya, tetapi hatinya jauh dari pada-Ku,” demikian kutipan yang disampaikan Eka. Dorong Kesatuan Spiritual Eman Provinsi Gagasan doa puasa massal se-Tanah Papua yang disampaikan Eka menekankan pentingnya kebersamaan lintas wilayah. Menurutnya, berbagai persoalan yang terjadi di Tanah Papua merupakan persoalan yang dirasakan masyarakat secara luas sehingga perlu dibawa bersama dalam doa. Senator Papua Tengah ini berharap para gubernur di enam provinsi Tanah Papua dapat membuka ruang komunikasi untuk membangun gerakan doa bersama sebagai bentuk solidaritas dan refleksi spiritual masyarakat Papua. Eka menegaskan bahwa doa tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memohon pemulihan manusia dan tanah Papua kepada Tuhan. (*)