RIGA, NETRALNEWS.COM - Seorang warga negara Latvia ditangkap karena diduga mengumpulkan informasi rahasia tentang sektor pertahanan Latvia atas nama Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU), Menurut laporan yang dikutip dari Ukrinform, penangkapan mata-mata Rusia dilakukan oleh Dinas Keamanan Negara Latvia (VDD), bekerja sama dengan Dinas Intelijen Militer dan Keamanan (MIDD). Proses pidana terhadap tersangka dimulai pada 14 Oktober berdasarkan Pasal 85 Bagian 1 KUHP Latvia, yang mengatur tentang pengumpulan dan pengiriman informasi rahasia kepada dinas intelijen asing. "Penyelidikan menunjukkan bahwa tersangka menerima dan mengirimkan informasi kepada militer Rusia mengenai infrastruktur swasta di Latvia yang dapat digunakan untuk penerbangan, keberadaan pasukan sekutu NATO di negara tersebut, serta isu-isu pertahanan lainnya," demikian pernyataan resmi VDD. Selain itu, mata-mata Rusia inin juga diduga mengumpulkan data terkait pembelian kartu SIM prabayar di Latvia serta informasi tambahan lainnya atas instruksi intelijen Rusia. VDD dan MIDD melakukan penggeledahan di dua lokasi di wilayah Ventspils pada 17–18 Oktober. Unit intelijen militer Latvia mengklaim telah berhasil menyita sejumlah perangkat penyimpanan data, yang kini tengah diperiksa secara mendalam. Tersangka telah ditahan sebagai langkah pencegahan, sementara penyelidikan masih berlanjut. VDD menyatakan akan memberikan informasi tambahan sesuai perkembangan kasus. Penangkapan ini adalah yang kedua kalinya dalam dua bulan terakhir, yang dilakukan oleh unit intelijen Latvia. Sebelumnya, pada Agustus 2025 lalu, Dinas Keamanan Negara Latvia juga menahan seorang pria yang dicurigai memberikan informasi kepada intelijen Rusia mengenai lokasi dan sistem fasilitas militer di negara tersebut.