LONDON - Sebanyak 70 persen pemilik hak suara di Inggris menginginkan hubungan yang lebih dekat dengan Uni Eropa (UE), menurut hasil jajak pendapat terbaru yang dilakukan POLITICO. Temuan tersebut juga menunjukkan adanya dukungan serupa dari sebagian pendukung Partai Reformasi Inggris yang dipimpin Nigel Farage. Partai yang sebelumnya dikenal sebagai Partai Brexit itu selama ini dikenal mendorong pemisahan yang tegas dari UE. Sebanyak 51 persen pendukung Partai Reformasi Inggris menyatakan mendukung hubungan yang lebih erat dengan Brussel. Sebaliknya, hanya 25 persen responden dari kelompok tersebut yang menginginkan Inggris semakin menjauh dari UE. Meski demikian, keinginan untuk mempererat hubungan tidak selalu diartikan sebagai upaya membatalkan Brexit. Hasil survei menunjukkan 31 persen responden mendukung peningkatan kerja sama dengan UE tanpa harus mengikuti aturan yang ditetapkan blok tersebut. Sementara itu, 39 persen lainnya menginginkan hubungan yang jauh lebih dekat meskipun Inggris perlu kembali menerima sebagian aturan UE. Jajak pendapat tersebut muncul ketika Partai Buruh menghadapi dorongan yang semakin besar dari sejumlah tokoh senior untuk meninjau kembali hubungan antara Inggris dan negara-negara Eropa. Satu dekade setelah referendum Brexit digelar, perdebatan mengenai arah hubungan Inggris dengan Eropa masih terus berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.