JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Media internasional kembali menjadi sorotan setelah sebuah outlet berita asal Inggris kedapatan memotong (crop) foto Rose, anggota BLACKPINK, dalam salah satu publikasi mereka. Insiden ini menimbulkan kontroversi besar di kalangan penggemar K-Pop, khususnya BLINK, sebutan bagi penggemar BLACKPINK. Kejadian tersebut terjadi ketika media Inggris itu menerbitkan sebuah artikel yang membahas tren fashion selebriti dunia. Namun, foto Rose yang digunakan justru menuai kritik karena tidak ditampilkan secara utuh. Bagian tubuh Rose terpotong, sehingga menimbulkan kesan kurang menghargai sosok artis internasional tersebut. Reaksi Netizen Usai Foto Rose BLACKPINK Dipotong Sejak artikel itu dipublikasikan, banyak penggemar mengekspresikan kekecewaan mereka di media sosial. Tagar terkait Rose dan BLACKPINK sempat menjadi trending di Twitter (X), dengan ribuan komentar yang mempertanyakan alasan media Inggris tersebut melakukan crop foto secara tidak proporsional. Netizen menilai tindakan itu bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan bentuk kurangnya apresiasi terhadap artis Asia yang sudah mendunia. Beberapa komentar bahkan menyebut jika hal itu tidak akan terjadi pada artis Hollywood ternama. BLINK secara kompak meminta media tersebut untuk segera memberi klarifikasi. Tidak sedikit pula yang menganggap insiden ini memperlihatkan standar ganda dalam pemberitaan selebriti global. Media Inggris Akhirnya Minta Maaf Setelah gelombang kritik terus berdatangan, pihak media Inggris tersebut akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi permintaan maaf. Mereka menyebut bahwa pemotongan foto Rose BLACKPINK murni karena alasan teknis desain layout artikel, bukan dimaksudkan untuk merendahkan atau menyinggung pihak mana pun. “Kami memahami reaksi para pembaca, khususnya penggemar BLACKPINK. Tidak ada niat untuk menyinggung atau mengurangi penghargaan terhadap Rose sebagai salah satu artis dunia yang berpengaruh. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulis media itu dalam pernyataan resminya. Meski sudah meminta maaf, sebagian penggemar tetap menilai langkah tersebut belum cukup. Mereka menuntut agar media bersangkutan lebih berhati-hati dan menghormati karya serta citra publik figur, terutama dari Asia, yang semakin mendominasi panggung hiburan global. Rose BLACKPINK dan Pengaruh Global Roseanne Park atau yang lebih dikenal sebagai Rose BLACKPINK adalah salah satu idol K-Pop dengan pengaruh besar di dunia internasional. Selain dikenal karena suara emasnya, Rose juga menjadi ikon fashion global. Ia kerap hadir di berbagai acara mode bergengsi dunia, termasuk Paris Fashion Week, dan menjadi wajah sejumlah brand ternama. Dengan pengaruh sebesar itu, tidak heran jika setiap pemberitaan mengenai Rose selalu mendapat sorotan luas. Kesalahan kecil sekalipun bisa memicu reaksi besar, mengingat jutaan penggemar yang selalu memperhatikan detail setiap liputan tentang dirinya. Pentingnya Etika Media dalam Meliput Selebriti K-Pop Kasus crop foto Rose BLACKPINK ini kembali membuka diskusi tentang pentingnya etika media, terutama dalam meliput artis-artis Asia yang kini menjadi wajah global. Industri hiburan K-Pop telah membuktikan kekuatannya, bukan hanya di Asia, melainkan juga di Amerika, Eropa, hingga Amerika Latin. Karena itu, penggemar berharap media internasional dapat memberikan perlakuan yang adil, menghargai, dan profesional dalam setiap pemberitaan. Insiden seperti pemotongan foto Rose seharusnya bisa dihindari dengan lebih teliti dalam proses editorial. Kesimpulan Kontroversi pemotongan foto Rose BLACKPINK oleh media Inggris menunjukkan bagaimana publik figur K-Pop kini berada dalam sorotan global. Setiap detail pemberitaan bisa menimbulkan dampak besar, terutama ketika melibatkan artis sebesar Rose. Meski media tersebut telah meminta maaf, penggemar menekankan pentingnya rasa hormat dan kepekaan dalam menyajikan berita. Rose bukan hanya ikon K-Pop, tetapi juga simbol pengaruh budaya Korea yang mendunia.