NEW DEHLI - Pilot asal India, Smit Machchhar, mendapat apresiasi setelah berhasil mencegah kecelakaan pesawat Flydubai menyusul insiden penyerangan yang terjadi di dalam kokpit saat penerbangan. Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi pada Kamis (1/10) menyebut Machchhar sebagai seorang "pahlawan" atas keberaniannya dalam menghadapi insiden tersebut. "Dalam menghadapi bahaya yang sangat besar dan meski mengalami luka serius, dia menunjukkan keberanian yang luar biasa serta tekad yang tak tergoyahkan untuk melindungi nyawa orang lain. Keberaniannya membantu menyelamatkan ratusan nyawa dan mencegah terjadinya tragedi besar," tulis Modi di media sosial. "India bangga kepada Kapten Machchhar." Machchhar mengalami luka tusuk pada Rabu (30/9) setelah diserang seorang kopilot ketika pesawat tengah dalam perjalanan dari Dubai menuju Tel Aviv. Dalam situasi tersebut, ia berhasil membuka pintu kokpit untuk meminta pertolongan. Penyerang kemudian dilumpuhkan oleh penumpang bersama awak pesawat. Laporan menyebutkan dua pilot Flydubai yang berada di dalam pesawat sebagai penumpang turut membantu proses pendaratan hingga pesawat dapat mendarat dengan selamat. Pesawat Flydubai itu dilaporkan sempat kehilangan ketinggian lebih dari 17.000 kaki atau sekitar 5.200 meter ketika serangan berlangsung. Peristiwa tersebut terjadi sekitar dua jam setelah penerbangan dimulai pada Rabu pagi waktu setempat. Hingga kini, otoritas terkait belum mengonfirmasi motif yang melatarbelakangi serangan di dalam kokpit pesawat Flydubai tersebut. Machchhar kemudian mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Tabuk, Arab Saudi, setelah pesawat yang ditumpanginya dialihkan ke wilayah tersebut.