JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Liam Rosenior kemungkinan besar menginginkan kontrak jangka panjang di Chelsea agar bisa menyetujui kesepakatan untuk menjadi pelatih klub berikutnya. Hal itu menurut pakar keuangan sepak bola Dr. Dan Plumley, yang secara eksklusif memberi tahu Football Insider dua alasan mengapa Rosenior diberikan kontrak enam setengah tahun. Rosenior diangkat sebagai pelatih Chelsea, bergabung dari klub kecil asal Perancis yakni Strasbourg, setelah kepergian Enzo Maresca. Keraguan telah muncul tentang kemampuan manajerial Rosenior, karena pria berusia 41 tahun itu belum pernah melatih di Premier League sebelumnya. Liam Rosenior diberi ‘jaminan’ dengan kontrak jangka panjang Berbicara secara eksklusif kepada Football Insider, Plumley percaya bahwa durasi kontrak yang panjang akan menguntungkan Rosenior dan klub. “Saya pikir ini sedikit menggambarkan kondisi pasar untuk pelatih di klub-klub besar saat ini,” kata Plumley. Menurutnya, ada beberapa hal dari kedua belah pihak yang harus dipertimbangkan. Dia pikir sebuah klub perlu terlihat memberikan kontrak jangka panjang karena itu sesuai dengan narasi bahwa harus memberi waktu kepada pelatih baru, agar mereka dapat membangun dan merencanakan untuk jangka panjang. “Tetapi sisi lain dari perspektif pelatih adalah hal itu memberi mereka sedikit keamanan, terutama dalam aspek kompensasi, untuk mengetahui bahwa meskipun tidak mungkin, mereka akan menyelesaikan kontrak tersebut. Dan kita telah melihat banyak pelatih yang, misalnya, bahkan di Chelsea, rata-rata kontraknya mungkin lebih seperti satu tahun hingga delapan belas bulan saat ini," katanya. Jadi kontrak dirancang untuk memberi pelatih keamanan, dan mereka akan mendorong kontrak yang lebih panjang. "Dan kemudian ada klub yang jelas mengatakan bahwa kita sedang membangun. Dan saya hanya berpikir kita semakin sering melihat kontrak manajer jangka panjang karena dua alasan tersebut," katanya. “Dan, Anda tahu, pada akhirnya, hal itu menguntungkan kedua belah pihak dengan cara yang berbeda. Tetapi hal itu mempertahankan cara kesepakatan disusun saat ini," tambah dia. Rosenior tidak akan membuang waktu untuk menambah skuad Chelsea-nya, dengan jendela transfer Januari yang telah dibuka. Chelsea sedang memantau bek Tromso, Abubacarr Sedi Kinteh, dengan pemain berusia 19 tahun itu menarik minat sejumlah klub Eropa. Pemain internasional Gambia ini dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di kelompok usianya, dan Chelsea memiliki kebiasaan membeli pemain muda selama beberapa musim terakhir.