NETRALNEWS.COM - Barcelona akan kembali menghadapi rival abadinya, Real Madrid, dalam laga final Piala Super Spanyol 2026. Pertandingan El Clasico tersebut digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Ini menjadi pertemuan keempat secara beruntun antara Barcelona dan Real Madrid di partai puncak kompetisi tersebut. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menargetkan tambahan gelar juara sebagai bagian dari konsistensi pembalap di ajang final. Flick memiliki reputasi yang kuat dalam pertandingan perebutan trofi. Pelatih asal Jerman itu telah menjalani delapan laga final sepanjang karir kepelatihannya dan berhasil memenangkan tujuh di antaranya. Prestasi tersebut dimulai saat ia menangani Bayern Muenchen, termasuk kemenangan 4-2 atas Bayer Leverkusen pada final DFB Pokal musim 2019–2020. Flick juga mengoleksi gelar DFL Supercup, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Klub bersama Bayern. Setelah melatih Barcelona, Flick kembali mencatatkan kesuksesan dengan meraih trofi Copa del Rey dan Piala Super Spanyol 2025. Selain dikenal sebagai spesialis laga final, Flick juga memiliki catatan impresif dalam pertandingan El Clasico. Dari lima pertemuan melawan Real Madrid, ia meraih empat kemenangan. Rangkaian kemenangan tersebut meliputi laga LaLiga dengan skor 4-0, final Piala Super Spanyol 5-2, final Copa del Rey 3-2, serta kemenangan 4-3 di kompetisi liga. Satu-satunya kekalahan Flick terjadi pada pekan ke-10 LaLiga musim ini dengan skor 1-2. Meski memiliki rekor positif, Flick menegaskan bahwa setiap pertandingan final selalu menghadirkan tantangan tersendiri. “Final tetaplah final, dan laga melawan Real Madrid selalu berbeda,” ujar Flick melalui laman resmi Barcelona. Ia menolak menganggap bahwa kami berada di posisi unggulan. "Kami tidak ingin terbebani status favorit. Yang terpenting adalah tampil maksimal dan memainkan sepak bola dengan kualitas terbaik," katanya. Flick menambahkan bahwa kemenangan akan memberikan dorongan kepercayaan diri bagi tim, meskipun fokus utama tetap pada konsistensi performa sepanjang musim.