JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Liverpool hingga musim panas 2024, baik Mohamed Salah maupun klubnya kini bersiap menghadapi kemungkinan absennya Salah pada 10 laga mendatang. Hal ini dikarenakan keputusan terbaru Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). FIFA baru saja mengumumkan kerangka baru untuk jadwal internasional, yang dilakukan untuk melindungi pemain dari beban kerja yang berlebihan. Salah satu wacana penting yang dikeluarkan oleh FIFA adalah peningkatan jumlah pertandingan yang harus diikuti oleh pemain untuk memenuhi tanggung jawab internasional mereka. Dengan adanya keputusan ini, Mohamed Salah berpotensi absen dalam 10 pertandingan Liverpool di Liga Premier Inggris. Pasalnya, Salah juga merupakan punggawa bagi negaranya, Mesir, dan dapat diharuskan untuk memenuhi jadwal internasional yang padat. Jika Mesir lolos dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022, maka ada kemungkinan besar bahwa Salah akan absen dalam beberapa pertandingan yang cukup krusial bagi Liverpool. Menurut peraturan baru FIFA, pemain yang dipanggil oleh tim nasional mereka di jendela internasional harus dilepaskan oleh klub mereka. Ini berarti bahwa Liverpool mungkin tidak memiliki pilihan selain melepaskan Salah untuk memenuhi tugas internasionalnya. Namun, Liverpool tentu saja berharap agar Mesir tidak memanggil Salah dalam semua pertandingan kualifikasi yang akan datang. Mengingat pemain berusia 29 tahun ini adalah senjata utama mereka, absennya Salah tentu akan membawa dampak signifikan bagi performa Liverpool di Premier League dan kompetisi lainnya. Manajer Liverpool, Jurgen Klopp pernah mengeluhkan jadwal internasional yang berdampak pada klub dan pemainnya. Menurutnya, jadwal yang dipaksakan FIFA ini tidak memperhatikan kesejahteraan pemain dan juga berdampak buruk pada klub-klub yang harus melepas pemainnya. Keputusan FIFA ini masih menunggu diskusi lebih lanjut antara FIFA dengan Asosiasi Klub Eropa dan pihak-pihak terkait lainnya. Untuk saat ini, baik Mohamed Salah maupun Liverpool harus bersiap dengan skenario terburuk, yaitu absennya Salah dalam 10 laga penting Liverpool.