NETRALNEWS.COM - Menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan secara kolaboratif menjadi pengalaman yang cukup berkesan bagi saya sebagai mahasiswa. Di tengah kesibukan perkuliahan dan berbagai aktivitas kampus, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk kembali mengingat keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Maulid Nabi ini terasa menarik karena tidak hanya diisi dengan ceramah, tetapi juga menghadirkan rangkaian kegiatan yang membuat suasana lebih hidup. Adanya lantunan rawi dan hadroh, penyampaian tausiah, serta pemberian apresiasi kepada para pemenang lomba keagamaan membuat kegiatan terasa lebih beragam dan dapat diikuti oleh mahasiswa dengan antusias. Hal yang paling saya rasakan sebagai peserta adalah pesan yang disampaikan mengenai bagaimana seorang mahasiswa dapat menghadapi rasa lelah, tekanan, dan berbagai persoalan kehidupan dengan kembali mengingat Allah dan meneladani Rasulullah SAW. Pesan tersebut terasa dekat dengan kehidupan mahasiswa yang sering kali harus membagi waktu antara kuliah, organisasi, tugas, dan kehidupan pribadi. Menurut saya, kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi kegiatan seremonial untuk memperingati Maulid Nabi. Lebih dari itu, kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berhenti sejenak dari rutinitas, mempererat silaturahmi, sekaligus melakukan refleksi terhadap sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi antarmahasiswa dalam kegiatan ini juga memberikan suasana yang berbeda. Saya melihat adanya semangat kebersamaan dari berbagai pihak yang terlibat sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan suasana yang hangat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di lingkungan kampus dapat menjadi salah satu sarana untuk membangun kebersamaan antarmahasiswa. Sebagai peserta, saya berharap kegiatan Maulid Nabi seperti ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan konsep yang semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa. Sebab, memperingati kelahiran Rasulullah SAW bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai keteladanan beliau dapat terus dibawa dan diterapkan dalam kehidupan kita sebagai generasi muda.