JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bau apek dari blower AC mobil yang baru dinyalakan umumnya berasal dari jamur dan bakteri yang tumbuh pada evaporator di balik dasbor. Sisa embun pada evaporator tidak sempat mengering ketika AC dimatikan, sehingga komponen lembap itu menjadi tempat berkembang biak yang ideal bagi mikroba. Kondisi ini lebih sering dialami pemilik mobil di daerah beriklim lembap, dan bau biasanya paling menyengat pada beberapa menit pertama pengoperasian. Evaporator Lembap dan Filter Kabin Kotor Jadi Biang Bau Selain evaporator, filter kabin yang kotor, lembap, atau terlalu lama tidak diganti turut menyumbang bau tidak sedap pada udara yang dihembuskan blower. Saluran pembuangan air kondensasi yang tersumbat juga membuat air menggenang di dalam sistem, sehingga jamur semakin mudah berkembang di sana. Kebiasaan mematikan mesin saat AC masih menyala serta terus memakai mode sirkulasi dalam memperparah kelembapan di sekitar evaporator dan kabin. Ganti Filter Kabin Tiap 10.000–15.000 Km dan Keringkan AC Filter kabin umumnya berada di belakang glove box, mudah dilepas, murah, dan idealnya diganti setiap 10.000 hingga 15.000 kilometer atau setahun sekali. Sekitar tiga sampai lima menit sebelum tiba, matikan tombol A/C namun biarkan blower menyala agar evaporator kering sebelum mesin dimatikan. Pengemudi juga dapat sesekali beralih ke mode udara luar supaya udara di dalam kabin tidak terus lembap akibat sirkulasi tertutup. Cuci Evaporator di Bengkel jika Bau Apek Tak Kunjung Hilang Cairan pembersih anti-bakteri khusus evaporator dapat disemprotkan lewat lubang intake udara atau lubang drain, dengan mengikuti petunjuk pada kemasan produk. Apabila bau bertahan, pencucian evaporator dan saluran AC di bengkel, dibongkar atau dengan teknik foam dan fogging, menjadi cara paling tuntas. Pemilik mobil sebaiknya meminta teknisi memeriksa saluran drain sekaligus, karena sumbatan di jalur itu bisa memicu bau kembali muncul. Bau Manis, Gosong, atau Bensin Perlu Segera Diperiksa Bau manis dapat menandakan kebocoran cairan pendingin mesin di heater core, sementara aroma gosong atau bensin tergolong masalah lain di luar jamur. Bau jenis tersebut tidak boleh diabaikan, sehingga kendaraan sebaiknya segera dibawa ke bengkel untuk diperiksa oleh teknisi berpengalaman secara langsung.