JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bau bensin yang menyengat di dalam kabin mobil perlu segera ditangani, sebab uap bahan bakar mudah terbakar dan berbahaya bila terhirup pengemudi. Pengemudi disarankan berhenti di tempat aman, mematikan mesin, membuka jendela dan pintu, serta menjauhkan api atau rokok dari area kendaraan. Bila terlihat tetesan bensin di bawah mobil atau bau terasa pekat, kendaraan sebaiknya tidak dinyalakan dan dibawa ke bengkel menggunakan derek. Tujuh Sumber Bau Bensin, dari Tutup Tangki hingga Selang Bocor Selang atau pipa bahan bakar yang bocor menjadi penyebab umum, terutama pada mobil tua karena karetnya mengeras lalu retak. Sambungan atau seal injektor di ruang mesin juga bisa merembes, dengan bau yang paling terasa saat mesin panas atau baru dinyalakan. Penyebab termudah diperbaiki adalah tutup tangki yang longgar, rusak, atau berkaret aus, sedangkan kebocoran pompa bensin biasanya tercium di area jok belakang. Gangguan sistem EVAP atau karbon kanister disertai lampu check engine menyala, sementara campuran bahan bakar terlalu kaya membuat bau tercium dari knalpot. Bensin yang tumpah di karpet atau bagasi, termasuk dari jerigen yang dibawa, dan tetesan saat mengisi bahan bakar juga dapat memicu bau. Cek Mandiri di Tutup Tangki, Kolong Mobil, dan Ruang Mesin Pemilik dapat lebih dulu memastikan tutup tangki terpasang rapat serta karetnya tidak retak, karena bagian ini paling murah dan mudah diperbaiki. Lantai atau tanah di bawah mobil yang diparkir semalam perlu diperiksa untuk mencari bercak maupun tetesan bensin sekecil apa pun. Saat mesin dingin, kap dibuka untuk melihat selang, rel injektor, dan sambungan yang basah atau berbau bensin, lalu karpet serta bagasi dicek. Catat Waktu Munculnya Bau Bensin dan Kapan Mobil Harus ke Bengkel Waktu munculnya bau, entah saat mesin menyala, seusai mengisi bensin, atau ketika AC dinyalakan, membantu montir mempersempit dugaan penyebab dengan lebih cepat. Pusing, mual, atau sakit kepala selama berkendara menjadi tanda pengemudi harus berhenti dan mencari udara segar, sebelum melanjutkan pemeriksaan. Bila sumber bau tidak ditemukan atau tampak tanda kebocoran, mobil perlu segera diperiksa di bengkel karena kebocoran bahan bakar berisiko memicu kebakaran.