CIMAHI, NETRALNEWS.COM - Di halaman SD Santo Yusup Cimahi, suasana tidak sepenuhnya menyerupai hari ujian yang biasanya identik dengan wajah tegang dan buku catatan yang dibuka berulang kali. Pada Senin, 8 Juni 2026, beberapa peserta didik datang sambil membawa perlengkapan praktik Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Ada yang menggenggam hasil karya yang telah disiapkan sejak beberapa hari sebelumnya. Ada yang bercakap santai dengan teman-temannya. Sebagian lainnya tampak sibuk memastikan kostum dan perlengkapan mereka lengkap. Hari itu bukan lagi sekadar hari ujian. Itu adalah hari terakhir rangkaian Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025-2026. Setelah hampir sepekan menjalani berbagai mata pelajaran, mereka hanya perlu melewati satu tahap terakhir sebelum menutup perjalanan belajar selama setahun penuh. Bagi peserta didik, mungkin itu hanya berarti libur yang semakin dekat. Bagi guru dan orang tua, maknanya jauh lebih dalam. Karena yang sedang diakhiri bukan sekadar ujian. Yang sedang dirayakan adalah proses bertumbuh.