BARRU, NETRALNEWS.COM – olisi memberikan edukasi tentang bahaya bullying kepada siswa sekolah dasar di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut digelar Bhabinkamtibmas Desa Kupa, Aiptu Muhaemin, di UPTD SDN 142 Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Jumat (2/10/2026). Muhaemin menjelaskan sejumlah bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Perundungan bisa berupa tindakan fisik, verbal, hingga dilakukan melalui media sosial. Para siswa diingatkan agar tidak mengejek, menghina, mengancam, atau mengucilkan teman. Mereka juga diminta tidak melakukan kekerasan terhadap sesama siswa. “Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi setiap anak untuk belajar. Karena itu, mari kita saling menghargai, menghormati perbedaan, dan tidak menyakiti teman,” pesan Muhaemin kepada para siswa. Siswa Diminta Berani Melapor Selain menjelaskan bentuk bullying, Muhaemin meminta siswa peduli terhadap teman yang menjadi korban. Siswa yang mengalami atau mengetahui adanya perundungan diminta tidak diam. Mereka dapat menyampaikan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, maupun pihak yang berwenang agar segera ditangani. Menurut Muhaemin, pencegahan bullying membutuhkan kepedulian bersama. Sekolah, guru, orang tua, dan lingkungan sekitar perlu membangun komunikasi serta mengawasi pergaulan anak-anak. “Kita ingin anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang positif, saling menghargai, dan bebas dari perundungan. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi dan kepedulian bersama,” ucapnya. Siswa Antusias Ikuti Edukasi Kegiatan tersebut diikuti para siswa dengan tertib dan antusias. Mereka mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga sikap, menghormati teman, serta mencegah bullying di lingkungan sekolah. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan pendidikan diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban. Polisi juga ikut memberikan edukasi serta mendorong pembentukan karakter anak sejak dini. Pencegahan bullying membutuhkan peran sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dengan kepedulian bersama, lingkungan sekolah diharapkan semakin aman dan kondusif bagi para siswa. Edukasi sejak dini juga diharapkan membuat anak-anak terbiasa menghargai perbedaan dan peduli terhadap sesama. “Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang positif, saling menghargai, dan peduli terhadap teman,” tutupnya.