JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menjelang pernikahan, banyak pasangan fokus pada persiapan gedung, busana, hingga administrasi KUA. Tapi ada satu hal penting yang sering terlewat yaitu cek golongan darah sebelum nikah. Pemeriksaan golongan darah bukan sekadar mengetahui apakah Anda A, B, AB, atau O. Yang jauh lebih penting adalah mengetahui faktor Rhesus (Rh), apakah positif (+) atau negatif (-). Masalah bisa muncul jika Istri memiliki Rh negatif dan Suami memiliki Rh positif Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan, terutama pada anak kedua dan seterusnya, yang dikenal sebagai inkompatibilitas Rhesus. A. Apa Itu Inkompatibilitas Rhesus? Inkompatibilitas Rhesus terjadi ketika darah ibu dan janin tidak cocok karena perbedaan faktor Rh. Jika ibu Rh negatif mengandung bayi Rh positif, tubuh ibu bisa membentuk antibodi yang menyerang sel darah merah janin. Dampaknya bisa serius, seperti Anemia pada bayi, Bayi kuning berat, Keguguran, dan Kematian janin dalam kandungan Namun tenang, kondisi ini bisa dicegah dengan suntikan imunoglobulin anti-D selama dan setelah kehamilan. Berbeda golongan darah bukan alasan medis untuk melarang pernikahan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui risiko sejak awal 2. Mempersiapkan perencanaan kehamilan 3. Menghindari komplikasi yang tidak diinginkan Dengan penanganan medis yang tepat, pasangan tetap bisa memiliki anak yang sehat. Selain cek golongan darah dan Rhesus, pemeriksaan pranikah biasanya meliputi Tes darah lengkap, Tes hepatitis B dan C, Tes HIV, Tes sifilis, dan Pemeriksaan talasemia Pemeriksaan ini membantu memastikan kesehatan pasangan sebelum memulai kehidupan rumah tangga. B. Berapa Biaya Cek Golongan Darah? Biaya cek golongan darah relatif terjangkau, biasanya mulai dari Rp20.000–Rp100.000 tergantung fasilitas kesehatan. Pemeriksaan bisa dilakukan di Puskesmas, Klinik, Rumah sakit, dan Laboratorium kesehatan. Prosesnya cepat dan hasil biasanya keluar di hari yang sama.