MEDAN, NETRALNEWS.COM - Gelombang protes besar-besaran kembali mengguncang kawasan industri vital di Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada awal bulan ini. Ribuan tenaga kerja yang selama ini menggantungkan hidupnya pada PT Toba Pulp Lestari Tbk atau TPL turun ke jalan menyuarakan keadilan. Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh ketidakpastian nasib dan hak mereka pasca keputusan berat manajemen melakukan pemutusan hubungan kerja massal. Peristiwa ini menjadi puncak kekecewaan para pekerja setelah izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH milik perusahaan resmi dicabut. Pencabutan izin yang tertanggal Selasa, 20 Januari 2026 tersebut berdampak langsung pada operasional perusahaan dan nasib ribuan buruh. Kini, ribuan karyawan tersebut menuntut hak yang lebih layak di tengah ancaman pengangguran yang sudah di depan mata.