NETRALNEWS.COM, KABUPATEN BOGOR — Sebuah musibah menimpa warga Perumahan Bilabong, Blok G2R Nomor 07, RT 01/RW 16, Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Dinding pembatas rumah nomor 6 diduga amblas akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut, lalu menimpa rumah nomor 7 milik Ibu Mutia (53 tahun). Tiga orang yang sedang berada di dalam rumah korban ikut tertimpa reruntuhan bangunan. Ketiga korban yang mengalami luka-luka tersebut adalah Dara Juaniata (10 tahun), Destiana Putri (17 tahun), serta Andika Al Hasmi (20 tahun). Mereka segera dievakuasi oleh tim gabungan dan dirujuk ke RSUD Cibinong untuk mendapatkan penanganan medis menyeluruh. Kondisi ketiganya saat ini sedang dalam pemantauan tim medis di instalasi gawat darurat rumah sakit. Berdasarkan laporan yang disampaikan Camat Bojonggede Tenny Ramdhani, S.STP, M.A. kepada Bupati Bogor, tidak lama setelah menerima laporan kejadian, personil gabungan langsung dikerahkan ke lokasi. Tim yang turun terdiri dari petugas BPBD Kabupaten Bogor, Satpol PP Kecamatan Bojonggede, jajaran Binmas Desa Cimanggis, serta Kepala Dusun, Ketua RT, dan Ketua RW setempat. Di lokasi kejadian, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh di tempat kejadian perkara, meminta keterangan secara rinci dari para saksi, serta mendata korban dan kerusakan yang terjadi. Para saksi yang memberikan keterangan antara lain Kepala Dusun Nohswandi, Ketua RT 01 Muinah, dan Ketua RW 16 Herman Fikri. Proses evakuasi korban berlangsung cepat dan tertib. Petugas BPBD memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan pertama sebelum dirujuk ke rumah sakit. Di RSUD Cibinong, petugas juga turut memantau langsung penanganan medis korban guna memastikan mereka tertangani dengan baik. Laporan lengkap peristiwa ini telah disampaikan kepada Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor. Langkah ini diambil agar pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti, baik dari segi penanganan pasca-bencana maupun pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.