JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengingat mendiang Nasirun, maestro seni rupa Indonesia, sebagai sosok seniman yang ramah, hangat, serta memiliki sikap terbuka kepada banyak orang. "Beliau adalah sosok yang saya kenal, suka tertawa, sangat terbuka, inklusif, tidak ada batas, bergaul dengan siapa saja," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta pada Minggu. Menurut Fadli, keterbukaan Nasirun juga terlihat dari rumahnya yang selalu terbuka bagi siapa pun. Ia menyebut sang perupa tidak pernah berhenti menghasilkan karya sepanjang hidupnya. "Pintu rumah Beliau pun selalu terbuka untuk siapa saja, hampir boleh dibilang kadang-kadang rumahnya tidak pernah terkunci, dan tidak pernah juga berhenti untuk berkarya," katanya. Fadli mengatakan dirinya telah mengenal Nasirun selama bertahun-tahun. Ia mengaku kerap mendatangi galeri maupun kediaman sang seniman sebelum Nasirun meninggal dunia pada 1 Agustus 2026. "Saya pun sering datang ke galeri atau ke rumah Beliau ini sejak belasan tahun yang lalu dan merasakan keakraban pergaulan yang jarang kita dapati belakangan ini," katanya. Kenangan tersebut disampaikan Fadli saat menghadiri acara takziah yang digelar keluarga Nasirun di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kesempatan itu, ia juga menilai karakter Nasirun tercermin melalui karya seni yang dihasilkannya. "Orang tidak bisa tidak mengatakan bahwa karyanya memang menyatu dengan rohnya," katanya. Sebagai bentuk penghargaan atas sumbangsih Nasirun terhadap perkembangan seni rupa Indonesia, Kementerian Kebudayaan berencana menggelar pameran karya sang maestro di Galeri Nasional Indonesia bertepatan dengan peringatan 40 hari wafatnya. Pameran tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat dan pencinta seni untuk menyaksikan karya-karya Nasirun sekaligus mengenang keteladanannya dalam berkesenian. Fadli mengatakan kegiatan tersebut juga dapat menjadi kesempatan bagi keluarga, para seniman, dan masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir serta mendoakan Nasirun. Istri Nasirun, Supartilah, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah terhadap karya-karya mendiang suaminya. "Semoga setiap karya dari almarhum Nasirun bisa ikut meramaikan dunia kesenian, khususnya pada negara, pada umumnya juga untuk masyarakat Indonesia yang mencintai seni," katanya.