JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak Mei 2025 menggulirkan program Pasukan Putih, yaitu layanan kesehatan bergerak yang ditujukan khusus untuk masyarakat rentan. Layanan ini menyasar kelompok lansia serta pasien dengan penyakit kronis, seperti diabetes, stroke, hingga penderita tuberkulosis (TBC). Melalui program ini, petugas mendatangi langsung rumah warga untuk melakukan pemeriksaan, edukasi pola hidup sehat, memantau pengobatan, hingga memastikan pasien rutin mengonsumsi obat. Selain itu, Pasukan Putih juga bekerja sama dengan kader masyarakat, seperti kader Dasawisma, RT/RW, dan kader TB, untuk mendeteksi kasus baru sekaligus mendampingi pasien dalam pengobatan. Jumlah Personel dan Cakupan Layanan Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, saat ini terdapat 292 anggota Pasukan Putih yang ditempatkan di 292 Puskesmas Pembantu (Pustu) di wilayah ibu kota. Mereka telah melayani lebih dari 1.000 warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan secara langsung di fasilitas medis. Lowongan Pasukan Putih 2025 Dinas Kesehatan DKI Jakarta kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi anggota Pasukan Putih. Rekrutmen ini dibuka secara resmi dengan ketentuan sebagai berikut: Persyaratan Umum Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat Usia 25–45 tahun Tinggi badan: pria minimal 160 cm, wanita minimal 155 cm Memiliki KTP DKI Jakarta dan berdomisili sesuai kecamatan yang dilamar (dibuktikan dengan surat keterangan domisili) Bersedia mengikuti pelatihan apabila lolos seleksi Jadwal Rekrutmen Pengumuman pembukaan: 2–3 September 2025 Pendaftaran & unggah dokumen: 3 September 2025 (00.00–23.59 WIB) Verifikasi dokumen: 3–4 September 2025 Pengumuman administrasi: 8 September 2025 Uji tulis & skrining kesehatan jiwa: 9–10 September 2025 Pengumuman hasil uji & skrining: 11 September 2025 Wawancara: 12 September 2025 Pengumuman hasil akhir: 15 September 2025 Cara Daftar Resmi Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi dinkes.jakarta.go.id/pasukanputih. Proses ini tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat diminta berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen Pasukan Putih.*